Emosi Pemain Labil

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Sore Ini, PPSM V Persiku

MAGELANG—PPSM Sakti Ma­gelang akan melakoni laga kandang terakhir putaran pertama Divisi Utama Liga Indonesia melawan Persiku Kudus, sore ini (29/4). Tiga poin menjadi hasil yang wajib diraih anak asuhan M Hasan.
Untuk meraih tiga poin dinilai oleh pelatih M Hasan memang tidak mudah. Apalagi, Kudus juga dinilainya memiliki pemain-pemain potensial. Pihaknya kini tengah disibukkan mempersiapkan mental para pemainnya. Pasukan macan tidar asuhnnya kerap tampil dibawah emosi tinggi saat mendapatkan tekanan. “Ini tidak boleh dibiarkan terus-menerus. Emosi anak-anak memang belum stabil. Maklum mereka adalah anak-anak muda,” kata M Hasan.
Dalam tiga pertandingan yang sudah dilakoni, PPSM menjadi tim dengan kartu merah terbanyak. Sudah dua kali pemain PPSM dikeluarkan akibat pelanggaran berat.
”Semua diperoleh saat kita dalam tekanan lawan,” katanya.
”Saya berharap anak-anak bermain dengan tenang, sabar dan tidak mudah terpancing emosi lawan. Jangan ada lagi kartu merah. Karena kartu merah hanya akan merugikan tim,” tambah dia.
Faktor ini pula yang menjadi penyebab kekalahan dari PSIS Semarang dengan skor 1-3 Sabtu (26/4) kemarin. Pemainnya mudah terpancing emosi. ”Kita sudah melupakan kekalahan dari PSIS kemarin. Kini mereka sudah siap menghadapi Persiku Kudus besok (hari ini),” ujarnya.
Hasan sendiri merasa agak sedikit lega karena gelandang energiknya Jefri Kurniawan bisa kembali tampil usai skors kartu merah. ”Dengan hadirnya kembali Jefri, kami bisa banyak pilihan untuk memasang pemain lainnya. Karena, Jefri bisa beroperasi di beberapa bagian,” kata mantan asisten pelatih Persiwangi Banyuwangi itu.
Dia juga mengaku tidak akan banyak merombak formasi pemain dan tetap mengandalkan pola permainan 4-2-3-1. Sedangkan tak-tik serangan juga mengandalkan bola-bola pendek. ”Anak-anak sudah enjoy dan akrab dengan pola tersebut,” imbuhnya.
Bagaimana kekuatan lawan? Hasan mengaku juga sudah mempelajari kekuatan dan kelemahan dari Persiku. Dirinya juga akan meminta kepada anak-asuhnya untuk mewaspadai seluruh pemain Persiku, baik pemain asing maupun pemain lokal. “Semua pemain Persiku agar diwaspadai, karena permainan sepakbola merupakan permainan kolektif,” katanya.
Sementara itu, Pelatih Kepala Persiku Kudus Agus Riyanto (AR) mengaku optimistis merebut poin tiga. Untuk menghadapi PPSM pihaknya akan memperkuat lagi lini tengah. ”Kami berharap dapat target poin penuh tercapai,” kata AR
Meski melakukan laga tandang AR tetap berencana menempatkan Amadou Gakou sebagai striker tunggal. Ini bisa diartikan Persiku akan lebih memilih untuk menampilkan permainan defensif. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -