Anggaran DAK Rp 211 M Nganggur

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MUNGKID– DPRD Kabupaten Magelang menyoroti kinerja Dinas Pendidikan Pemuda dan Olahraga (Disdikpora) Kabupaten Magelang yang gagal menyerap anggaran dana alokasi khusus (DAK). Sehingga anggaran DAK saat ini numpuk hingga Rp 211 miliar.       
Untuk itu, DPRD mendesak supaya Disdikpora lebih serius dalam penyediaan kebutuhan sarana dan prasarana pendidikan. “Ke depan harus lebih diseriusi lagi,” kata Sakir, anggota Badan Anggaran, dalam rapat paripurna yang dipimpin Ketua DPRD Saryan Adiyanto.       
Dia mengatakan, tidak terserapnya DAK bidang pendidikan menunjukkan masih rendahnya komitmen pemerintah daerah dalam penyediaan gedung sekolah bangunan sehingga masih jauh dari target rencana pembangunan jangka menengah daerah (RPJMD).       
“Yang memprihatinkan, masih ada siswa di sebagian sekolah harus belajar di bawah tenda, tempat parkir atau rumah penduduk,” katanya, kemarin,       
Untuk itu, legislatif berharap agar DAK pendidikan yang belum terserap itu,  bisa direalisasikan melalui kegiatan unit lelang pengadaan (ULP) yang akan dilaksanakan secara maksimal tahun ini.       
Belum tercapainya target angka partisipasi kasar (APK) maupun angka partisipasi murni (APM) di semua jenjang pendidikan, baik SD, SMP, SMA/SMK, menurut dia, disebabkan banyak anak-anak dari kabupaten yang sekolah di Kota Magelang.
“Kondisi begitu mengindikasikan, kualitas pendidikan sebagian sekolah di kabupaten belum mampu bersaing dengan sekolah-sekolah di luar daerah,” katanya, menyampaikan rekomendasi DPRD atas laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPj) bupati akhir tahun 2013.        
Atas dasar kenyataan itu, DPRD mendorong Disdikpora agar lebih terpacu dalam upaya meningkatkan mutu pendidikan di sekolah-sekolah yang ada.  Termasuk mempertahankan keberadaan sekolah-sekolah berstatus unggulan. Di sisi lain, Disdikpora segera memetakan anak usia sekolah yang belajar di luar daerah sehingga dapat memperoleh data konkret.       
“Sekaligus untuk menjawab masih rendahnya APK dan APM di Kabupaten Magelang,” katanya, dalam rapat yang dihadiri Bupati Zaenal Arifin.(vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -