Batas Waktu SBU Makin Dekat

427

SEMARANG – Pengusaha jasa konstruksi tidak bisa mengikuti tender tahun anggaran 2014 jika sampai 30 Juni belum memiliki Sertifikat Badan Usaha (SBU).
Hal itu ditegaskan oleh ketua dewan pembina Lembaga Pengembangan Jasa Konstruksi (LPJK) Jateng Sri Puryono, kemarin. Bagi pengusaha jasa konstruksi, saat ini masih memiliki waktu dua bulan untuk mengurusnya, jika ingin mengikuti tender. “Kalau tahun ini tidak bisa berarti tahun ini juga tidak akan bisa mengikuti lelang,” tandasnya. Ditambahkan, saat ini LPJK juga diminta untuk terus mensosialisasikan konversi SBU Asmet ke SBU KBLI. “Jika perlu, LPJK harus langsung turun ke daerah,” imbuhnya.
Sementara Ketua LPJK Jateng Setiyo Yuwono menjelaskan, di Jawa Tengah saat ini ada sekitar 10.522 perusahaan jasa kontruksi yang teregistrasi. Dari jumlah tersebut baru sekitar 2.000 yang mengajukan permohonan sertifikasi SBU KBLI.
Menurutnya, LPJK Jateng memberikan perlakuan khusus bagi badan usaha atau penyedia jasa yang menjadi pemenang lelang, sudah memperoleh SPPBJ dan akan menandatangani kontrak kerja untuk mengurus konversi dari SBU Asmet (lama) ke SBU KBLI. Perlakuan khusus ini diberikan supaya penyedia jasa kontruksi yang sudah kontrak dapat melakukan pekerjaannya. ”Sesuai SK Kementrian PU, SBU Lama hanya berlaku untuk mengikuti lelang sampai 30 Juni, dan tanda tangan kontrak setelah tanggal 31 maret wajib menggunakan SBU KBLI. Jadi kami memberikan kesempatan kepada pengusaha yang sudah menang lelang segera melakukan daftar ulang,” katanya.
Dia mengatakan, perlakukan khusus tersebut adalah percepatan proses sertifikasi, baik badan usaha, sertifikaasi kerja ahli, maupun sertifikasi kerja terampil. “Bagi yang sudah menang lelang akan kita dahulukan dan waktunya hanya sehari,” katanya.
Bagi pengusaha jasa konstruksi untuk melakukan konversi tidaklah sulit. Mereka cukup mengajukan permohonan dilengkapi dengan berkas-berkas yang dibutuhkan. Bisa langsung datang ke LPJK atau bisa melalui Asosiasi. “Kami menghimbau kepada asosiasi atau badan agar pengurusan SBU KBLI dapat dilakukan seawal mungkin agar tidak terjadi penumpukan berkas sehingga prosesnya lebih cepat,” ucapnya. (tya/smu)