Berjudi, Dua PNS Dicokok

310

WONOSOBO – Dua pegawai negeri sipil (PNS) Kabupaten Wonosobo diringkus oleh anggota Satreskrim Polres Wonosobo. Pasalnya, keduanya tertangkap tangan, tengah bermain judi di rumah Sahiman warga  Kampung Gunung Pitik, Kecamatan Sapuran. Kedua PNS itu,  Kuspriyanto, 59,  asal Karangsari, Sapuran  dan Bangun Wijiatmaka, 46, asal Kampung  Surodento, Sapuran.
Menurut Kapolres Wonosobo AKBP Agus Pujianto melalui Kastreskrim AKP Sunarto, kasus judi berlangsung Sabtu (3/5) sekitar pukul 12.30 siang. Dalam kasus ini, terdapat empat orang, dua di antaranya merupakan PNS sedangkan dua orang lagi yakni Suradi, 45,  warga Bakalan Sengon, Sapuran  dan Wintoro, 45,  asal Dusun Krajan, Beran, Kepil.
“Keempatnya tertangkap tangan tengah berjudi, kemudian ditangkap dan saat ini ditahan,”katanya.
Sunarto menjelaskan, pengungkapan kasus judi ini, saat petugas Satreskrim Polres Wonosobo melakukan patroli rutin. Kemudian sejumlah warga melaporkan, ada aktivitas meresahkan warga berupa judi di rumah warga Kecamatan Sapuran.
“Begitu ada informasi warga, kami langsung melakukan pengintaian di lokasi. saat itu tengah berlangsung judi, pelaku kami tangkap,”katanya.
Dalam berjudi, kata Sunarto, keempat pelaku ini menggunakan kartu ceki. Selain menangkap empat pelaku, barang bukti berupa satu set kartu judi, papan kayu untuk alas bermain judi serta uang taruhan senilai Rp 495 ribu, juga diamankan polisi.
“Saat penangkapan tidak ada perlawanan dari para pelaku, langsung kami periksa dan dilakukan penahanan,” ujarnya.
Sunarto menambahkan, saat ini keempat pelaku sudah diperiksa dan ditahan di sel Mapolres Wonosobo. Para tersangka bakal dijerat dengan pasal 303 KUHP, tentang perjudian dengan ancaman hukuman 5 tahun penjara.
Informasi yang dihimpun Jawa Pos Radar Semarang, PNS Kuspriyanto, bertugas di Kecamatan Kertek, sebagai kepala seksi ketentraman dan ketertiban (kasi trantib), sedangkan Bangun Wijiatmaka sebagai Satpol PP Kabupaten Wonosobo.(ali/lis)