Empat Siswa Tidak Mengikuti Unas

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

UNGARAN- Empat siswa tidak mengikuti ujian nasional (unas) jenjang SMP sederajat 2014 hari pertama, Senin (5/5) karena sakit. Seorang siswa yang lumpuh, Irfan Ade Setiyono, 15, siswa kelas IX J SMPN 3 Ungaran, Kabupaten Semarang tetap mengikuti unas. Irfan yang patah tulang belakang mengerjakan soal-soal unas dengan berbaring di tempat tidurnya sembari diawasi dua pengawas dan seorang polisi. Orang tua Irfan Setiyono, 48, dan Sri Sutami, 43, serta kerabat lainnya juga terlihat mendampingi Irfan di rumahnya di Sembungan Utara RT 06 RW 04 Ungaran.
Irfan tampak tenang mengerjakan soal bahasa Indonesia mulai pukul 07.30 dan selesai pukul 09.15 WIB. Kondisi Irfan sulit bergerak sehingga dia kesulitan untuk mengisi lembar jawab komputer. Sehingga setelah membaca soal unas, Irfan menyampaikan jawabannya kepada pengawas dan selanjutnya pengawas unas asal SMP Negeri 1 Ungaran, Sutanto mentransformasikan jawaban Irfan di lembar jawab komputer (LJK).
Orang tua Irfan, Setiyono, 48, mengucapkan terima kasih kepada Dinas Pendidikan atas kebijakan yang diberikan kepada anak keduanya itu. Sebelumnya, menurut Setiyono, Dinas Pendidikan sempat akan menyediakan tempat ujian di ruang UKS. “Permohonan kami kepada pihak sekolah untuk ujian di rumah dipenuhi. Kami sangat berterima kasih,” tegas Setiyono.
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Semarang, Dewi Pramuningsih mengatakan, Unas hari pertama berjalan lancar, hanya ada ada empat pelajar yang tidak bisa mengikuti ujian karena sakit. Mereka berasal dari SMP Negeri 5 Ungaran, SMP Theresiana Bandungan, MTs Wujil, dan MTs Nyatnyono Ungaran. Keempat siswa akan mengikuti ujian susulan pada pekan depan. “Sampai saat ini berjalan lancar tanpa kendala dan temuan apapun. Hanya ada empat pelajar sakit dan dirawat di rumah sakit. Mereka akan kami ikutkan ujian susulan pekan depan di SMP Negeri 2 Ungaran,” ungkap Dewi. (tyo/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -