Hindari Kartu yang Tak Perlu

297

SEMARANG – Di tengah tren positif dengan lima kemenangan beruntun PSIS, ada yang perlu menjadi perhatian Fauzan Fajri dkk menghadapi laga lanjutan Divisi Utama. Di antaranya kartu yang diterima oleh anak-anak PSIS. Dari lima laga yang telah mereka lakoni, total tujuh kartu kuning harus mereka kantongi.
Jumlah ini cukup banyak dan merugikan tim. Dari tujuh kartu kuning tersebut dua di antaranya harus diterima oleh striker Julio Alcorse. Sekali lagi Julio menerima kartu kuning, maka bomber asal Argentina tersebut harus absen di satu laga PSIS selanjutnya.
“Makanya saat lawan Persitema kemarin di babak kedua kita minta ke anak-anak untuk menurunkan tempo permainan. Tujuannya agar kita tidak mendapatkan kartu atau cedera yang tidak perlu,” kata asisten pelatih PSIS, Dwi ‘londo’ Setiawan.
Khusus untuk Julio, ledakan emosi mantan pemain Persijap itu memang patut menjadi catatan. Pasalnya dua kartu kuning yang dia terima saat ini seharusnya tidak perlu dia dapatkan jika Julio mampu meredam emosinya.
General Manajer (GM) PSIS, Kairul Anwar menambahkan, hukuman akumalsi yang nantinya harus diterima para punggawa PSIS saat ini memang menjadi hal yang harus mereka hindari. “Karena nanti yang rugi justru kita sendiri, kekuatan tim pasti berubah kalau salah satu terkena kartu. Makanya itu juga menjadi bahan evaluasi kami seharusnya anak-anak bisa mengontrol diri sehingga tidak perlu mendapatkan hukuman kartu yang seharusnya tidak perlu,” terang Kairul. Sabtu (10/5) mendatang, Fauzan Fajri dkk sudah harus melakoni laga lanjutan yaitu menjamu Persiku Kudus. (bas/smu)