Jateng All Out di Kejurnas Atletik

318

SEMARANG – Pengprov PASI Jateng tampil all out di Kejurnas Atletik Junior dan Remaja di Jakarta, 14-18 Mei mendatang, dengan mengirimkan kontingen besar yaitu berjumlah 50 atlet. Jumlah tersebut lebih besar dibanding tahun lalu, yaitu 34 orang. Dikirimkannya banyak atlet tersebut, untuk memberikan jam terbang, serta proses regenerasi meunju PON XIX 2016 di Jabar.
”Mereka yang dikirim adalah atlet-atlet terbaik di nomornya. Mereka mayoritas adalah juara kejurnas junior, Popnas, juara kejurnas antar-PPLP dan kejurda atletik di Kendal,” kata Sekum Pengprov PASI Joko Pranawa Adi kemarin.
Sejumlah atlet andalan memang bakal mengisi skuad Jateng di kejurnas tersebut. Misalnya, pemecah rekornas tahun 2013 yaitu Beni Santoso. Tahun lalu, Beni membuat prestasi fantastis yaitu memecahkan dua rekornas remaja putra sekaligus. Beni telah memecahkan rekornas lari 3.000 meter dengan torehan waktu 9 menit 09,9 detik.
Dia memecahkan rekor lama yang dipegang pelari Banten William Samuel Lokolo (9 menit 26,48 detik) pada 8 Juni 2009. Lalu di lari 1.500 m, dia juga membuat rekor dengan waktu 4 menit 04,48 detik, mematahkan rekor lama atas nama pelari Jawa Timur Endro Kusworo (4 menit 05,86 detik) pada 8 Mei 2009.
Selain Beni, ada juga atlet lainnya yaitu pelari asal Cepu, Septiana Dita Sari (lari 800 m, 1.500 m dan 3.000 m) yang menjadi juara Kejurnas Antar-PPLP di nomor lari 800 m 2013 dan Kejurnas Atletik Junior tahun 2011 di nomor 1.000 m. Selain itu ada pelari eks Pelatnas SEA Games 2013, Yuni Eka Lestari (lari 200 dan 400 m. Mengingat tingkat persaingan yang ketat, kata Joko, pihaknya tak memasang target berlebihan. (bas/smu)