Muhdi Dilantik sebagai Rektor Universitas PGRI

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KARANG TEMPEL – Usai berganti nama dari Institut Keguruan dan Ilmu Pendidikan (IKIP) ke Universitas, Senin (5/5), Muhdi resmi dilantik sebagai rektor Universitas PGRI Semarang untuk masa jabatan 4 tahun kedepan. Pelantikan tersebut berlangsung di Aula lantai 7 Rektorat Universitas PGRI Semarang oleh Ketua YPRP PT PGRI Sudharto.

Usai pelantikan, Muhdi mengatakan, SK Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) 174/P/2014 telah meleburkan IKIP PGRI dan Akademi Teknik Semarang menjadi Universitas. ”Dengan menjadi universitas, kami bisa memperluas jaringan dan akses. Kami bisa menerima calon mahawasiswa untuk progam non kependidikan juga,” katanya.

Universitas PGRI berencana mengembangkan kampus di Bendan untuk laboratorium serta membangun satu kampus di daerah Gajah. Saat ini kampus di Gajah sedang menunggu kelengkapan perizinan. ”Kampus baru di Gajah nantinya akan lebih ke program keguruan,” ujarnya.

Ketua YPRP PT PGRI Sudharto menambahkan, meski sebelumnya Muhdi menjabat sebagai rektor IKIP, namun yayasan perlu mengambil sumpah dan melantiknya kembali lantaran lembaga mempunyai nama dan struktur yang berubah total. ”Pengambilan sumpah harus dilakukan lantaran organisasi berubah. Tugas rektor pun berubah lantaran sudah berganti menjadi universitas,” timpalnya.

Sementara itu, Ketua PGRI Jateng Soebagyo Brotosedjati berpesan agar Universitas PGRI selalu berpijak kepada profesionalisme ketenagakerjaan. ”Kami adalah organisasi ketenagakerjaan yang menyiapkan generasi berkualitas. Selain itu Fakultas Pendidikan dan Ilmu Pendidikan yang menjadi prodi utama harus tetap dipikirkan lantaran guru adalah faktor utama membangun bangsa,” katanya. (den/ton/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -