Pengembangan Olahraga Minim Anggaran

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BAWEN — Untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi di bidang olahraga— utamanya sepak bola di Kabupaten Semarang—dibutuhkan kerja sama pemerintah, perusahaan swasta, juga masyarakat.
Pemkab mengklaim minim anggaran, sehingga perlu dukungan semua pihak.
”Kita tahu di sini (Kabupaten Semarang) banyak bibit unggul sepak bola, tapi kita kesulitan anggaran (untuk mengembangkannya). Jadi, kami mengapresiasi jika ada perusahaan yang membantu untuk pengembangan olahraga, saya terima kasih karena CCAI (Coca-Cola Amatil Indonesia) selalu membina olahraga utamanya sepak bola di sini,” kata Bupati Mundjirin usai membuka pelatihan sepak bola Coke Kicks yang digelar CCAI (Coca-Cola Amatil Indonesia) bagi anak-anak desa di Tegalrejo, Kelurahan Bawen, Minggu (4/5) pagi kemarin. Yang penting, sambung bupati, masyarakat mau. ”Jadi gayung pun bersambut.”
Menurut Bupati Mundjirin, Pemkab telah berupaya meningkatkan olahraga, dengan menyiapkan sarana dan prasarana. Seperti pembangunan GOR dan stadion untuk sepak bola di Wujil, Bergas. Juga menggelar pertandingan dan kompetisi.
Pelatihan sepak bola berlabel Coke Kicks, diharapkan bisa membantu meningkatkan kemampuan bersepak bola anak-anak desa. Sehingga dapat diperoleh bibit unggul atlet sepak bola yang dapat berkiprah di tingkat regional, bahkan internasional.
”Alhamdulillah, atlet kita juga mendapatkan prestasi yang bagus. Kita tahu, dari badan sehat akan punya jiwa yang kuat, jadi bisa berprestasi, pintar dan kreatif. Ayo prestasi apa saja bagus. Prestasi yes, narkoba dan tawuran no,” ujar Bupati.
Coke Kicks diselenggarakan oleh CCAI sejak 2011. Tahun ini, merupakan tahun keempat, dan telah memberikan pelatihan kepada 2.800 anak-anak dan 140 pelatih lokal di 14 kota di Indonesia.
Di Semarang, program ini diikuti 200 anak-anak yang diselenggarakan di Bawen dan dilatih oleh pelatih profesional Asean Soccer Academy (ASA).
Direktur ASA, Lee Hawkins mengatakan, Coke Kicks bertujuan membangun fondasi perkembangan dasar anak-anak dalam bermain sepak bola. Mereka dilatih teknik bermain bola. Pun, para pelatih dari masing-masing desa, diajarkan cara melatih secara profesional.
Pelatihan kali ini berbeda dengan pelatihan lainnya. Sebab, ada sesi train the trainer. Yakni, pelatih lokal diberi pelatihan khusus. Sehingga mereka bisa melatih peserta didiknya dengan lebih memadai.
Di tempat yang sama, Media & Communications CCAI, Ruth Davina, mengatakan, pelatihan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan inspirasi agar anak-anak dan pemuda desa agar tetap berlatih sepak bola. Sehingga dapat tercipta komunitas-komunitas sepak bola yang dapat terus komitmen mengembangkan sepak bola di masing-masing desa. (tyo/isk/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -