Sedulur Sikep Lapor ke Gubernur

313

Aparat Biarkan Pembalakan Hutan

GUBERNURAN – Berang dengan maraknya penebangan liar hutan di tiga Kecamatan di Kabupaten Pati, puluhan warga Sedulur Sikep mengadu ke Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Senin (5/5). Saat menemui Ganjar, warga yang khas dengan pakaian serbahitam tersebut membawa bakul berisi bibit pohon.
Tokoh Sedulur Sikep Gunretno yang memimpin kemarin juga menyerahkan kendi berisi air dari Pegunungan Kendeng kepada Ganjar. Usai menyampaikan keluhan tentang pembalakan liar, warga menembangkan lagu Jawa tentang kelestarian alam di hadapan Gubernur.
Gunretno menyatakan, dirinya sengaja datang tanpa pemberitahuan karena situasi yang sangat mendesak. ”Ini kondisi yang gawat. Kalau pakai surat, alase selak entek (hutannya telanjur habis, Red),” katanya dengan bahasa Jawa ngoko kepada gubernur.
Dia lantas menceritakan bagaimana pembalakan hutan marak di tiga kecamatan di Pati. Ketiganya adalah Kecamatan Sukolilo, Kayen, dan Tambakromo. Dia menuding praktik pembalakan liar tersebut sudah diketahui aparat kepolisian, Pemkab Pati, dan Perhutani, namun terkesan dibiarkan. ”Perhutani, kepolisian harusnya sudah tahu, tapi kok ra ono sing nindak. Ono sing kecekel, rung suwe kok wis metu meneh,” kata dia.
Dia melanjutkan pembalakan hutan secara liar tersebut telah mengakibatkan dampak luar biasa yaitu kerusakan lingkungan yang parah. Pada awal 2014, masyarakat Pati mendapat banjir besar yang disebabkan gundulnya hutan. Gunretno mengaku punya bukti visual pembalakan hutan tersebut, mulai penebangan hingga tempat penimbunan kayu dan aktivitas penjualannya. Dia mengaku memiliki bukti visual akan aksi yang meresahkan masyarakat tersebut.
Gubernur Ganjar Pranowo mengapresiasi kedatangan masyarakat Sedulur Sikep dan berjanji akan segera menindaklanjuti laporan tersebut. Dia juga meminta bukti visual dari Gunretno segera dikirimkan. ”Ini laporan bagus, terima kasih pada warga Sedulur Sikep, akan segera saya tindaklanjuti,” ujarnya.
Selain mengadu ke Gubernur, Sedulur Sikep juga mendatangi Mapolda Jateng. Mereka berharap Kapolda Jateng, Irjen Pol Nur Ali turun tangan menangani aksi pembalakan hutan jati di Kabupaten Pati. Perwakilan Sedulur Sikep akhirnya ditemui Kabid Humas Polda Jateng, Kombes Pol Alloysius Liliek Darmanto. ”Kami akan menindaklanjuti dan menyelidiki ke lapangan,” katanya. (ric/fth/ton/ce1)