Tidak Berizin, Lima Lokasi Galian C Distop

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SUKOHARJO–Lima pengusaha yang bergerak di bidang pertambangan galian C di hentikan Satpol PP Sukoharjo. Proyek galian C yang beroperasi di empat kecamatan ini terpaksa ditutup karena tidak mengantongi izin. Ketegasan ini merupakan respons atas laporan dari masyarakat terkait aktivitas pertambangan tersebut.
Kepala Satpol PP Sukoharjo Sutarmo mengatakan, berdasarkan penelusuran petugas dilapangan, lima perusahaan tersebut beroperasi di Desa Pundungrejo, Kecamatan Tawangsari; Desa Mertan dan Sidorejo Kecamatan Bendosari; Desa Godog dan sekitar Alaska Kecamatan Polokarto; Desa Wirun, Kecamatan Mojolaban.
Dikatakan, usaha galian c ini terpaksa ditutup karena bermasalah dalam hal perizinan. Seperti perusahaan tersebut tidak mengantongi izin atau belum melakukan perpanjangan ijin dan melakukan perluasan lahan tanpa izin.
“Mereka kami hentikan usahanya dan dipasangi perda line karena tidak mengantongi ijin. Ini sesuai dengan Perda No. 13 Tahun 2013 tentang pajak pengambilan bahan galian dan perda No. 18 Tahun 2011 tentang pertambangan mineral bukan logam dan batuan,” ujar Sutarmo kepad wartawan, kemarin (5/5).
Ditegaskan, dengan terpasangnya perda line, pemilik pertambangan galian C wajib belum bisa melanjutkan aktiviasnya sebelummelengkapi perizinan. Mereka diminta segera mengurus perijinan ke DPU dan KPPT. Sementara, bagi yang telat membayar pajak diminta segera melunasinya.
“Satu pemilik usaha penambangan galian C yang ditutup ini belum melunasi tunggakan pajak ke daerah sampai puluhan juta,” lanjutnya.
Masih menurut Sutarmo, Satpol PP akan terus melakukan pemantauan disetiap lokasi penambangan galian C tersebut. Untuk itu, pihaknya juga berharap peran aktif dari masyarakat untuk turut mengawasi aktivitas proyek galian c yang kini sudah dihentikan tersebut. Dan apabila ternyata ada aktivitas kembali tanpa ijin resmi, maka akan ditindak tegas.
“Yang perlu diselamatkan bukan sekedar dari sektor pajak saja. Tapi juga lingkungan disekitar galian c. Karena itu warga harus ikut peduli,” lanjutnya. (sof/bun/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -