Perahu Pengawas Unas Tenggelam

296

DEMAK-Perahu yang ditumpangi pengawas ujian nasional (Unas) di SMPN 3 satu atap Wedung, Kecamatan Wedung yang menuju Kampung Seklenting, kemarin dilaporkan tenggelam. Ini terjadi setelah perahu otok nelayan yang melayani pelayaran ke dukuh terpencil itu lambungnya bocor.
Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa ini. Namun, seorang pengawas bernama Tafrikan, guru sebuah MTs di Wedung basah kuyup kejebur ke sungai. Pakaiannya pun terpaksa ganti dengan mengenakan sarung milik warga sekitar.
Kabid Sekolah Menengah Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olah Raga (Disdikpora) Demak, Abdul Haris mengatakan, pihaknya kemarin mendapatkan laporan perahu tenggelam tersebut. “Jadi, ada dua perahu yang ditumpangi pengawas Unas ini. Perahu pertama berangkat duluan dengan ditumpangi tiga pengawas Unas. Sedangkan, perahu kedua berangkat kemudian dan ditumpangi guru setempat dan satu pengawas. Nah, perahu kedua ini sempat bocor lalu tenggelam,” ujar Abdul Haris di sela pantauan unas bersama Kepala Disdikpora Demak, Afhan Noor di SMPN Karangtengah dan SMP Nurul Hadi, Desa Batu, Kecamatan Karangtengah, kemarin.
Meski ada insiden perahu tenggelam itu, pengawasan Unas di SMPN Seklenting tetap berlangsung seperti sediakala. Kepala Disdikpora Afhan Noor menambahkan, dalam pantauan Unas kemarin selain laporan perahu tenggelam tidak ditemukan hal lain yang mengganggu Unas.
“Untuk pelaksaan Unas hari kedua ini sudah berlangsung baik. Berbeda pada hari pertama yang diwarnai dengan keberadaan soal Bahasa Indonesia yang cukup mengganggu siswa,” katanya. Dalam Unas SMP ini diikuti sebanyak 7.445 untuk SMP dan 10.151 untuk MTs. (hib/ida)