PNS Dihukum Percobaan Tiga Bulan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Ikut Kampanye Parpol

WONOSOBO –  Seorang guru SMA 1 Sapuran Agus Hermawan, terdakwa kasus dugaan  terlibat dalam kampanye pada 16 Maret lalu dalam kampanye terbuka Partai Demokrat, dinyatakan bersalah oleh Pengadilan Tinggi Semarang. Pegawai negeri sipil (PNS) ini,  divonis bersalah dengan pidana 3 bulan kurungan, dengan masa hukuman percobaan selama 6 bulan.
Menurut Ketua Panwaslu Kabupaten Wonosobo Fifin Eko Haryanti, pihaknya sudah menerima putusan banding yang dilakukan oleh JPU ke Pengadilan Tinggi Semarang. Putusan banding tindak pidana pemilu terdakwa Agus Hermawan dinyatakan bersalah melanggar pasal 278 jo 86 ayat (3) UU No 8 Tahun 2012, yakni setiap PNS dilarang ikut serta sebagai pelaksana kampanye pemilu anggota DPR, DPD, DPRD.
“Banding ini dilakukan, karena keputusan di Pengadilan Negeri Wonosobo, terdakwa terbukti melakukan tindakan, namun dianggap tidak melanggar tindak pidana,” katanya.
Kata Fifin, Pengadilan Tinggi, menerima permintaan banding dari JPU pada Kejaksaan Negeri Wonosobo. Isinya, membatalkan putusan PN Wonosobo 16 April 2014 No : 28/Pidsus/2014/PN Wsb yang dimintakan banding tersebut. Dalam putusan, PT menyatakan terdakwa Agus Hermawan, S.Pd bin Tambah Hadi Sucipto telah terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagai seorang PNS telah ikut serta dalam kegiatan kampanye Pemilu 2014.
“Menjatuhkan pidana oleh karena itu kepada terdakwa, dengan pidana kurungan selama 3 bulan denda Rp 1 juta. Menetapkan pidana yang dijatuhkan tersebut, tidak usah dijalani kecuali apabila sebelum waktu 6 bulan berakhir masa percobaan ada penetapan lain yang menyatakan terdakwa melanggar hukum,”kata Fifin membacakan salinan putusan.
Selain itu, kata Fifin, dalam salinan putusan juga disebutkan, menetapkan barang bukti berupa 2 buah kaus dengan ciri-ciri warna putih kombinasi biru dengan gambar bagian depan SBY dan bertuliskan “Beri bukti bukan janji SBY Ketua Umum Partai Demokrat” dan bagian belakang berlambang Partai Demokrat dengan bertuliskan “Progran Pro Rakyat”, Raskin, BOS, BLSM, BSM, PNPM, KUR, BPJS terus tingkatkan kesejahteraan rakyat.
“Selain itu, membebankan biaya perkara ini kepada terdakwa dalam kedua tingkat peradilan yang dalam tingkat banding sebesar Rp 2.500,” ujarnya.
Fifin menambahkan, terdakwa Agus Hermawan dilaporkan Panwaslu karena pada 16 Maret 2014 lalu, terlibat dalam kampanye Partai Demokrat. Terdakwa ikut membagi-bagikan kaus Partai Demokrat dan ikut naik ke podium. Padahal yang bersangkutan tercatat sebagai PNS guru di SMP 1 Sapuran.
“Kami akan tindaklanjuti putusan ini, kami segera susun surat ke Badan Kepegawaian Daerah, karena keputusan ini sudah inkrah. Maka sebagai PNS tentu ada aturan sanksi terkait kepegawaian,” pungkasnya. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -