Soal Tertukar, Unas Molor

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SMG 20140507.inddMurni Kesalahan Percetakan

KENDAL—Pelaksanaan ujian nasional (unas) tingkat SMP/MTs dan sederajat di Kendal hari kedua kemarin (6/5) berlangsung semrawut. Pasalnya, naskah soal mata uji Matematika yang dibagikan kepada peserta unas ternyata salah. Naskah soal yang dibagikan itu justru mata uji Bahasa Inggris yang seharusnya baru diujikan hari ini (7/5). Hal itu terjadi di MTs Muhammadiyah I Weleri. Naskah soal yang tertukar itu terdiri atas 2 amplop. Satu amplop ukuran sedang berisi 15 paket soal, dan satu amplop kecil berisi 10 paket soal.
Praktis, pelaksanaan unas di sekolah tersebut harus tertunda sekitar 30 menit. Sebab, pihak sekolah harus mengambil soal cadangan dari SMPN 1 Weleri, MTs Mualimin Weleri, dan SMP Budi Murni.
Kepala MTs Muhammadiyah I Weleri Mahmudi menjelaskan, tertukarnya naskah soal tersebut diketahui saat guru pengawas ujian membagikan soal kepada para siswa. Saat itu, pengawas tidak menaruh curiga. Sebab, amplop soal masih dalam keadaan tersegel. Selain itu, di amplop luar tertulis soal unas Matematika. ”Tapi, saat dibagikan, ternyata isinya tidak sesuai dengan tulisan di amplop. Isinya justru soal-soal Bahasa Inggris,” ujar Mahmudi kepada Radar Semarang.
Hal itu membuat siswa yang sudah menerima pembagian soal terkejut. Salah seorang siswi, Diah Putri, 15, mengaku kaget lantaran soal yang diterima justru mata uji Bahasa Inggris. Menurut Diah, ada enam siswa yang sempat menerima soal Bahasa Inggris tersebut. “Tapi belum sampai saya buka soalnya, karena belum ada perintah dari pengawas. Tapi, sekilas saya lihat memang soalnya Bahasa Inggris,” ujarnya
Naskah soal yang salah itu buru-buru diambil kembali oleh pengawas sebelum dikerjakan. Hal itu sebagai antisipasi agar siswa tak sempat membacanya. “Naskah soal itu sudah sempat dibagikan di dua ruang ujian. Yang ruang saya, sudah dibagikan di deretan depan. Sedangkan ruang satunya baru disobek amplopnya, dan belum sempat dibagikan,” kata Diah Putri.
Ketua Subrayon Unas Weleri Barat Aguswanto menambahkan, naskah soal yang keliru tersebut langsung dilakukan penarikan ke posko Subrayon Weleri Barat yang terletak di SMPN I Weleri. Selanjutnya, panitia mengambil soal cadangan dari SMPN 1 Weleri, MTs Mualimin Weleri, dan SMP Budi Murni. “Akibatnya, pengerjaan soal Matematika harus molor 30 menit, karena harus menunggu soal penggantinya datang,” katanya. 
Ia menjelaskan, dua amplop berisi 25 soal Bahasa Inggris itu langsung dibungkus kembali dan dilakban. Selanjutnya, paket soal itu diserahkan ke Dinas Pendidikan Kendal untuk dilaporkan.
Kepala Dinas Pendidikan Kendal Muryono mengatakan, kesalahan pelaksanaan unas hari kedua kemarin bukan pada pengawas maupun koordinator distribusi soal. Sebab, saat didistribusikan, semua amplop berisi soal telah diperiksa, dan hasilnya tidak ada kesalahan. Dalam arti, cocok sesuai mata uji dan jumlah siswa yang ada.
“Kesalahan ada pada percetakan di Semarang yang salah memasukkan soal Bahasa Inggris ke dalam amplop untuk soal Matematika. Tapi, semua sudah kami tangani, jadi unas di MTs Muhammadiyah I Weleri bisa berjalan normal,” katanya.
Matematika Sulit
Sementara itu, sejumlah peserta unas mengeluhkan soal matematika yang diujikan kemarin lebih sulit ketimbang soal try out yang diberikan sekolah. Nada Agi, siswa SMPN 1 Semarang mengaku jika tipe soal yang diberikan sangat susah. “Soalnya sangat sulit.” ujar Nada kepada Radar Semarang.
Meski begitu, Kepala SMPN 1 Semarang Nusantara mengaku tidak khawatir nilai anak didiknya bakal anjlok meski ada yang kesulitan mengerjakan unas hari kedua kemarin.”Kami punya track record siswa dengan rata-rata di atas nilai 8. Dari 323 siswa yang ikut unas, kami berharap mereka akan lulus 100 persen,” paparnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang Bunyamin mengakui, jika soal unas tahun ini lebih sulit dibandingkan unas tahun sebelumnya. Hal itu dikarenakan adanya peningkatan mutu soal dibandingkan tahun lalu. “ Memang ada peningkatan mutu soal dibandingkan unas sebelumnya. Peningkatan mutu ini juga dilakukan pada unas tingkat SMA,” terangnya.
Pihaknya mengatakan, saat unas hari kedua kemarin, sebanyak 31 peserta tidak hadir dengan alasan sakit. “Kalau kemarin ada 25 peserta yang tidak hadir, kali ini 31 siswa dengan rincian 27 peserta SMP dan 4 dari MTs,” urainya.
Selain peserta sekolah formal, unas juga digelar untuk peserta kejar paket B yang diikuti 371 peserta. Ujian paket B ini diselenggarakan di dua tempat, yakni di SD Candi 01 yang diikuti 238 peserta, dan di SDN Jomblang berjumlah 124 peserta. Berbeda dengan siswa sekolah formal yang hanya mengerjakan satu mata ujian per hari, peserta ujian kejar paket B mengerjakan dua mata ujian setiap harinya.
Salah satu peserta unas paket B dari kelompok belajar home schooling Anugrah Bangsa, Suswo Kuriawan, mengaku jika soal unas kali ini sangat sulit. “ Memang sulit, tapi saya yakin bisa lulus,” ujarnya optimistis. (bud/den/aro)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -