Larangan Pemkot Tidak Digubris

281

Galian C Terus Berjalan

SADENG—Larangan usaha galian C dari Pemkot Semarang sepertinya tak pernah digubris. Buktinya, usaha galian C di Kelurahan Sukorejo dan Sadeng Kecamatan Gunungpati hingga saat ini masih berlangsung.
Berdasarkan pengamatan Radar Semarang, Rabu (7/5), di penambangan Kelurahan Sukorejo terlihat ada 2 eskavator. Sebuah eskavator sedang beroperasi, sementara 1 lainnya sedang tak bergerak. Di Bukit Panempen tersebut, beberapa truk pengangkut tanah terlihat hilir mudik masuk untuk mengambil tanah urukan.
Sementara di wilayah RT 1 RW I Kelurahan Sadeng, terlihat ada 1 eskavator yang beroperasi. Alat berat ini mengisi tanah uruk ke bak truk yang sudah antre.
Salah seorang warga, Marzuki, 49, mengatakan, aktivitas galian C ini sudah menganggu. Pasalnya, truk pengangkut tanah banyak yang tidak menutup rapat baknya ketika meninggalkan lokasi galian C. Akibatnya, banyak tanah yang tercecer di sepanjang Jalan Kolonel R Sugiarto.
Kalau memang tidak ada tanah di jalanan, tidak masalah. Tetapi kalau ada ceceran tanah tentunya sangat mengganggu dan membahayakan pengendara, karena jalan jadi licin, apalagi daerah tersebut merupakan jalan turunan,” ungkap Marzuki yang berharap Pemerintah Kota Semarang bisa bertindak tegas untuk menangani masalah galian C ini.
Di kelurahan Sukorejo, salah seorang warga, Rahmawati, 35, juga mengeluhkan hal serupa. Apalagi ketika hujan turun, ceceran tanah akan menjadi lumpur dan jalanan jadi licin. “Tetapi kalau tidak ada hujan, biasanya debunya bertebaran sehingga mengganggu,” katanya.
Rahmawati mengaku, pihak kontraktor memang menyediakan tenaga untuk membersihkan ceceran tanah. Tapi tetap saja mereka tak bisa membersihkan seluruhnya, masih banyak ceceran tanah yang ada di jalanan. (hid/ton)