Menyaru Kasek, Tipu Wali Murid

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

MAGELANG– Aksi tipu-tipu dilakukan oleh oknum tak bertanggung jawab yang mengaku sebagai kepala sekolah SMP N 1 Kota Mgelang. Salah satu wali murid nyaris tertipu daya saat dimintai sejumlah uang.       
Calon korban penipuan itu adalah Khusnul Jariyah, 43, orang tua siswi. Dia mengaku  dihubungi melalui telepon oleh seseorang laki-laki yang mengaku kepala sekolah SMP Negeri 1 Kota Magelang.       
Ketika itu, oknum yang mengaku bernama Kunadi tersebut memberitahu bahwa anaknya menderita sakit di sekolah sehingga harus dilarikan ke rumah sakit.
”Orang itu mengatakan kalau anak saya dibawa ke RS Lestari Raharja, karena sakit. Kemudian saya diminta mentransfer uang untuk membayar biaya rumah sakit yang mendesak,” ungkapnya, kemarin.     
Karena curiga, dia segera menuju RS Lestari Raharja untuk mengecek kebenarannya. Sesampai di lokasi, ia tidak mendapati anaknya.  “Setelah itu saya langsung mengecek di sekolah dan ternyata anak saya ada dalam kondisi baik-baik saja. Kejadian ini saya ceritakan ke guru sekolah. Saya diminta tidak percaya begitu saja, karena ada beberapa kejadian serupa sebelumnya,” katanya.
Beruntung dia tidak sampai mengeluarkan uang sepeser pun seperti yang diminta pelaku. Tapi, ini menjadi perhatian bersama bagi orang tua bahwa modus seperti ini perlu diwaspadai dan jangan mudah percaya.       
Sementara itu, Kepala SMP Negeri 1 Kota Magelang, Kunadi, mengaku tidak mengetahui adanya percobaan penipuan yang mencatut namanya tersebut. Namun, ia tidak menampik kalau aksi penipuan kerap terjadi di dunia pendidikan.
“Kasus yang dialami ibu Khusnul, saya belum mendengarnya. Tapi, ada kejadian mirip yang menimpa beberapa rekan di sekolah lain. Modusnya, sekolah ditelepon seseorang yang mengaku dari pusat bahwa sekolah bersangkutan mendapat dana bantuan asalkan sekolah menyetor sejumlah uang,” urai Kunadi.     
Dikonfirmasi terpisah, Kapolres Magelang Kota, AKBP Tommy Arya Dwianto mengatakan belum ada laporan dari calon korban terkait kasus penipuan itu. Sejauh ini laporan yang masuk ke polres setempat baru berupa kasus dalam taraf percobaan dan calon korban belum mengalami kerugian materiil.
Pihaknya mengimbau kepada masyarakat khususnya para orang tua untuk waspada apabila menerima telepon dari orang tak dikenal yang menginformasikan berita musibah. “Apakah kecelakaan maupun penculikan,” kata Tommy.       
Termasuk mewaspadai modus penipuan yang mengatasnamakan perusahaan tertentu yang mengabarkan kalau si penerima telepon memenangkan undian dan sebagainya. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -