PDIP Andalkan Struktur dan Relawan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

GEDUNG BERLIAN – DPD PDI Perjuangan Jateng menyatakan tidak memiliki strategi khusus untuk memenangkan Joko Widodo (Jokowi) pada Pilpres 9 Juli 2014 mendatang. Partai berlambang banteng moncong putih tersebut hanya akan mengandalkan struktur partai dan relawan.
Bendahara DPD PDI Perjuangan Jateng Rukma Setyabudi menyatakan partainya mempunyai struktural partai yang paling lengkap. Dari tingkatan DPP, DPD, DPC, PAC hingga anak ranting. “Dan itu adalah mesin politik yang dahsyat,” ungkapnya.
Para relawan, diakui Rukma sangat membantu partai. Mereka berasal dari berbagai kalangan non partai. Artinya pergerakan mereka tidak diinstruksikan ataupun dipandu oleh partai. “Mereka itu independen. Kami sangat wellcome untuk itu. Kami memang melakukan komunikasi, tetapi tidak memberi instruksi. Kami juga tidak memberi bantuan uang,” jelas Rukma yang juga menjabat Plt Ketua DPRD Jateng ini.
Pihak DPD PDI Perjuangan Jateng sendiri sudah pasti mendukung penuh Jokowi sebagai capres yang mereka usung. Ini dikatakan sebagai amanat untuk memimpin kelompok masyarakat yang lebih besar, yakni Indonesia.
Terkait kunjungan Jokowi ke beberapa pondok pesantren (ponpes) di Jateng menemui sejumlah pimpinan ponpes, Rukma mengatakan itu sesuatu yang biasa dilakukan. Pertemuan di DPD PDI Perjuangan Jateng juga dianggap sesuatu yang biasa, karena Jokowi juga tercatat masih pengurus DPD sebagai wakil ketua.  “Istilahnya kulonuwun dulu,” katanya.
Terpisah, Ketua DPD PDI Perjuangan Jateng, Heru Sudjatmoko mengatakan saat ini merupakan masa konsolidasi untuk Pilpres mendatang. “Kami berhadap para kader semuanya bekerja sama. Bekerja keras, karena ini bukan hanya untuk partai, tetapi untuk bangsa. Kemenangan pada pileg kemarin jangan terus menjadi euforia,” tandasnya. (ric/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -