Pendaki Dilarang Dekati Kawah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Sindoro Boleh Didaki

TEMANGGUNG—Jalur pendakian Gunung Sindoro yang berstatus aktif normal tidak ditutup. Hanya saja, pendaki diimbau untuk tindak mendekati kawah Jalatunda. Ketua Grasindo Desa Kledung Basori mengatakan, jalur pendakian melalui Desa Kledung Kecamatan Kledung setiap hari tetap dibuka, bahkan hampir setiap hari ada pendaki yang melakukan pendakian ke puncak gunung Sindoro. “Kalau hari Sabtu atau hari libur nasional, banyak pendaki dari luar daerah yang melakukan pendakian,” katanya.
Ia mengatakan, sebelum para pendaki naik, mereka diwajibkan untuk registrasi di pos pendakian. Selain itu juga beri pengertian agar tidak mendekati bibir kawah Jalatunda karena masih mengeluarkan asap sulfatara. “Wajib, semua pendaki wajib melakukan regristasi, pendaki juga diberi bekal pengetahuan tetang kondisi puncak Sindoro,” katanya.
Ia menuturkan, meskipun tetap dibuka, namun pihaknya lebih ketat menerapkan aturan kepada pendaki. Jika memang para pendaki tidak mematuhi dan tidak mau menjalankan aturan, tidak diperbolehkan melakukan pendakian.
“Sekarang kami lebih ketat, kami tidak ingin lagi ada pendaki yang tewas di puncak Sindoro. Cukup sudah dua pendaki yang tewas akibat menghirup asap sulfatara pada awal tahun 2013 lalu,” tegasnya.   
Selain itu katanya, untuk mejaga kebersihan Gunung Sindoro, setiap pendaki yang membawa bekal dengan bungkus plastik akan didata, kemudian pada saat turun bukus plastik tersebut juga harus dibawa turun kembali. “Kami ingin puncak gunung selalu dalam keadaan bersih jadi kami terapkan aturan ini,”pungkasnya.
Terpisah, petugas Pemantau Gunung Sindoro Sumbing, Yuli Rahmatullah mengatakan, sejak status Gunung Sindoro turun menjadi normal pada Maret 2012 lalu, jalur pendakian ke Gunung tersebut tetap dibuka. “Sejak saat itu hingga sekarang tetap dibuka untuk pendakian,”katanya Rabu kemarin.
Namun katanya sesuai imbauan dari Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi, pendaki tidak boleh mendekati bibir kawah dalam jarak dekat. Karena sering mengeluarkan gas beracun yang bisa menyebabkan kematian.  
“Asap sulfatara sangat berancun dan berbahaya bagi manusia, untuk itu pendaki tidak boleh mendekati bibir kawah,”katanya.
Ia menjelaskan, asap sulfatara terdiri dari gas bercampur dengan air, dalam kondisi tertentu asap ini bisa mengeluarkan racun yang bisa menyebabkan kematian, apalagi sebelum terkena sinar matahari. (zah/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -