Penjualan Komputer Masih Lesu

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SEMARANG – Penjualan komputer pada triwulan I tahun ini menunjukkan hasil yang tidak menggembirakan. Sejumlah pameran maupun promo terus diadakan guna mendongkrak penjualan.
“Hingga April lalu, penjualan komputer mengalami penurunan,” ujar Ketua Asosiasi Pengusaha Komputer Indonesia (Apkomindo) Jateng, Edy Joko Kiswanto, kemarin (7/5).
Menurutnya, penurunan tersebut salah satunya disebabkan anggaran yang banyak digunakan untuk Pemilu. Sehingga belanja kantor yang biasanya dilakukan di awal tahun tertunda. “Saat ini Pemerintah mulai mengeluarkan anggaran untuk belanja kantor. Tapi masih sebagian, untuk kebutuhan kantor sendiri yang banyak dibeli di antaranya mesin printer dan komputer jinjing,” jelasnya.
Pihaknya pun menggelar pameran dengan berbagai program promo guna mendongkrak penjualan. Seperti yang dilakukan beberapa waktu lalu. Pada pameran tersebut hampir 40 persen penjualan didominasi oleh belanja kantor, 10-15 persen oleh mahasiswa dan selebihnya pembeli umum.
Meski belum diketahui jumlah transaksi dari pameran tersebut namun demikian pihaknya optimistis ada peningkatan dibandingkan bulan-bulan sebelumnya. “Memang belum bisa dihitung secara total karena banyak peserta yang belum melaporkan hasil penjualan kepada kami tapi dilihat dari pengunjungnya sangat besar. Dalam satu hari bisa mencapai 6 ribu pengunjung,” ujarnya.
Sedangkan pada libur sekolah mendatang, ia mengaku ragu akan adanya peningkatan penjualan. Hal ini lebih disebabkan karena saat ini kondisi ekonomi masyarakat yang belum sepenuhnya membaik.
Bahkan sebagian besar pengusaha komputer mengaku tahun ini merupakan tahun yang berat untuk penjualan komputer, Edy menyebutkan tahun ini merupakan ‘was-was pemilu’. “Menurut kami sebagai pelaku usaha di bidang komputer sebagian besar peredaran uang dikuasai oleh Pemerintah dan ini masih diprioritaskan untuk pelaksanaan pemilu,” katanya. (dna/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -