Linmas Pengaman Pilpres Susut Hingga 20 Persen

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Menyesuaikan Jumlah TPS yang Berkurang

DEMAK-Jumlah anggota Perlindungan Masyarakat (Linmas) se-Jateng terkait pengamanan Pemilihan Presiden (Pilpres) 9 Juli mendatang, dipastikan susut 20 persen dibanding saat pelaksanaan Pemilihan Legislatif (Pileg) 9 April lalu. Penyusutan tersebut terjadi karena menyesuaikan jumlah TPS yang berkurang.
Demikian disampaikan Kepala Bidang Linmas Provinsi Jateng, Noor Hadi disela simulasi pengamanan TPS di Lapangan Setda Pemkab Demak, kemarin. Menurutnya, se-Jateng ada 875 personel Linmas. Jumlah tersebut dibagi untuk 6 eks karesidenan, termasuk Karesidenan Semarang meliputi Demak.
Meski jumlah itu akan berkurang saat pilpres mendatang, namun tidak akan mempengaruhi sistem dan pola pengamanan di lapangan. Sebab, Linmas akan dibantu aparat kepolisian, TNI dan Satpol PP. “Untuk penyusutan jumlah Linmas, kami masih menunggu kepastian jumlah TPS yang ada. Hingga sekarang belum ada kejelasan berapa TPS di Jateng untuk Pilpres ini,” jelasnya.
Dia menuturkan, secara keseluruhan Linmas di Jateng ada 77.500 orang. Namun, tidak semua dikerahkan untuk Pilpres. Hanya saja, untuk kesiapan mereka tetap dilatih keterampilan. Dari 35 kabupaten dan kota di Jateng, anggota Linmas yang dikirimkan untuk mengikuti pembekalan keterampilan setiap angkatan sebanyak 7 ribu personel. Sedangkan, setiap kabupaten dan kota mengirimkan 200 orang personel. “Mereka dilatih secara bertahap,” katanya.
Menurut Noor Hadi, dalam pengamanan Pileg lalu maupun Pilpres nanti, seluruh proses persiapan pengamanan termasuk pembekalan dianggarkan APBD Jateng senilai Rp 15 miliar.
Kepala Kesbangpolinmas Pemkab Demak, Taufik Rifai menambahkan, simulasi pengamanan Pilpres tersebut berasal dari eks Karesidenan Semarang. “Ada 125 orang personel Linmas dan 25 lainnya dari Satpol PP,” katanya. Apel siaga ini diperlukan untuk mengasah kemampuan Linmas agar lebih mahir dalam pengamanan Pilpres.(hib/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -