Pemalsu Zamzam Minta Dihukum Ringan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KRAPYAK –Terdakwa kasus dugaan pemalsuan air zamzam dan penjualan tanpa memiliki izin usaha industri Thalib bin Saeb bin Thalib, 57, Kamis (8/5) mengajukan pembelaan (pledoi) atas perkaranya. Di hadapan majelis hakim yang diketuai Dwiarso Budi Santiarto, Thalib melalui penasihat hukumnya Edi Riyanto meminta supaya dijatuhi hukuman seringan-ringannya.
“Jika majelis hakim memiliki pendapat lain, mohon dihukum lebih ringan daripada tuntutan JPU (Jaksa Penuntut Umum),” ungkapnya di Pengadilan Negeri (PN) Semarang. Sebelumnya JPU mengajukan tuntutan selama 3 tahun penjara.
Edi membeberkan, terdakwa telah mengaku bersalah dan melanggar Pasal 24 ayat (1) UU 5/1984 tentang Perindustrian. Dalam menjalankan operasinya, terdakwa yang mendirikan CV Ebin Thalib Mandiri pada tahun 2011 telah memproduksi dan memperjualbelikan air zamzam palsu dan tidak memiliki izin industri. “Semestinya sesuai aturan, setiap perusahaan yang memiliki keuntungan di atas Rp 200 juta wajib memiliki izin usaha industri dan harus melaporkan secara berkala,” ungkapnya.
Hal-hal yang menjadi pertimbangan meringankan adalah terdakwa berlaku sopan selama persidangan. Selain itu, terdakwa menyadari kesalahannya dan berjanji tidak akan mengulanginya kembali. “Mohon pembelaan ini dapat menjadi pertimbangan bagi majelis hakim,” imbuhnya.
Menanggapi nota pembelaan tersebut, majelis hakim yang menangani perkara ini meminta waktu untuk memberi putusan. “Sidang ditunda dan dilanjutkan kembali pada Senin (19/5) dengan agenda putusan,” terang Dwiarso sebelum menutup persidangaan.
Seperti diketahui, kasus ini bermula saat Direktorat Reserse Kriminal Khusus (Direskrimsus) Kepolisian Daerah (Polda) Jawa Tengah menggerebek pabrik pengolahan air zamzam palsu, di Polaman RT 01 RW 01 Kecamatan Mijen, Semarang, awal Januari 2014 lalu. Pabrik pengolahan tersebut berkedok sebagai tempat penggemukan sapi dan kambing.
Dalam kesaksiannya, terdakwa membeberkan bahwa pengalamannya selama 36 tahun di Arab Saudi dan bekerja sebagai cleaning service sumur zamzam menjadikannya sangat paham dengan air yang dipercaya umat Islam mempunyai banyak manfaat itu.
Pada tahun 2009, terdakwa pernah mendatangkan air zamzam asli untuk dijual di Indonesia. Namun kegiatan tersebut terhenti dan sempat vakum selama 2 tahun sejak pemerintah Arab Saudi melarang memperjualbelikannya. Dikarenakan banyak pesanan, akhirnya pada tahun 2011 ia mempunyai inisiatif untuk memproduksi sendiri.
Ia kemudian mengambil air dari sumur artesis sedalam 108 meter di pabriknya kemudian menyulingnya dan dimasukkan ke dalam tandon air. Dari tandon tersebut kemudian dimasukkan ke dalam jeriken-jeriken yang telah dibeli label menggunakan tulisan Arab sehingga menyerupai air zamzam asli. Ia mengaku mendapatkan jeriken, plastik, dan stiker dari Semarang. (fai/ton) 

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -