Penegakan Hukum Lemah

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KERUSAKAN jalur evakuasi Gunung Merapi di Kabupaten Magelang tak lain akibat lemahnya penegakan hukum. Sehingga larangan penambangan pasir dan pengendalian tonase tak pernah berjaalan semestinya.     
Anggota DPRD Kabupaten Magelang Sakir mengatakan hasil kajian Badan Lingkungan Hidup dampak fisik penambangan bahan galian golongan C adalah kerusakan ruas-ruas jalan kabupaten yang diakibatkan oleh muatan angkutan pasir yang melebihi tonase.       
“Sehingga tim pengkajian merekomendasikan agar dilakukan penertiban angkutan pasir dan pengaturan perizinan usaha depo pasir,” kata Sakir, kemarin.     
Dia menyatakan, faktor utama penyebab kegagalan dalam penegakan perda terkait penertiban armada pengangkut pasir adalah masih lemahnya koordinasi dengan pihak terkait seperti kepolisian dan Satpol PP.
“Di samping itu, perlu adanya sosialisasi yang intensif kepada para pengguna jalan sehingga mampu meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya keselamatan di jalan raya,” katanya.     
Sebelumnya, Bupati Zaenal Arifin menyatakan, Pemkab Magelang siap
 kehilangan banyak pendapatan asli daerah (PAD) dari sektor kegiatan
usaha penambangan bahan galian C. Dengan pertimbangan, angka PAD dari 
sektor tersebut tak sebanding dengan dampak negatif yang harus
ditanggung.       
Dia menyebutkan, PAD dari galian C 2013 mencapai sekitar Rp 5 miliar.
Pendapatan sebesar itu jauh dari cukup untuk memperbaiki kerusakan
lingkungan yang timbul akibat aktivitas penambangan yang tak terkendali. Termasuk kerusakan infrastruktur jalan yang dilewati truk pasir.
Saat beraudiensi dengan perwakilan Forum Rembug Lintas Merapi Jaringan 
Advokasi Merapi beberapa waktu lalu, dia berjanji, ke depan, 
akan lebih mengintensifkan pendapatan asli daerah melalui program andalan di sektor lainnya.     
Bupati mengemukakan ekses lain yang timbul dari kerusakan
infrastruktur jalan akibat aktivitas penambangan galian C. Yakni, mengganggu kelancaran arus transportasi, baik untuk sektor sosial, pendidikan maupun perekonomian masyarakat luas.     
Juga menegaskan, pemda tidak melarang warga yang masih mengandalkan aktivitas penambangan sebagai sumber nafkah mereka. Penambangan masih tetap diperbolehkan, tapi bukan lagi masuk dalam program potensial kami untuk meningkatkan PAD.
“Masih ada sektor lain yang bisa dioptimalkan selain sector pertambangan galian C. Di antaranya pariwisata, peternakan, pajak dan sebagainya, termasuk usaha industri mikro kecil maupun menengah. (vie/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -