Puting Beliung, Belasan Rumah Rusak

310

JEPARA–Bencana puting beliung kembali melanda wilayah Jepara, sore kemarin. Sekitar pukul 15.00, angin kencang dan hujan deras yang mengguyur wilayah Jepara merusak belasan rumah di Dukuh Gondang, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo. Pohon-pohon berukuran besar di wilayah tersebut bertumbangan.
Hal ini sampaikan salah satu warga RT 4/RW 2, Desa Karanggondang, Kecamatan Mlonggo, Mustakul, 22, kemarin. Belasan rumah di wilayah RT itu banyak yang mengalami kerusakan. ”Banyak pohon tumbang yang mengenai atap. Termasuk atap rumah saya rusak,” katanya kepada Jawa Pos Radar Kudus.
Tak hanya di wilayah RT-nya, Mustakul menyampaikan, diperkirakan di wilayah RT lain mengalami hal yang sama. ”Di wilayah RT saya banyak rumah yang rusak. Di RT tetangga kabarnya juga banyak yang rusak,” ujarnya.
Meski sudah terjadi beberapa jam, sampai pukul 18.00 kemarin, Mustakul menyatakan, belum ada bantuan yang datang. Warga setempat sudah berupaya melaporkan kejadian tersebut kepada pihak desa untuk memperoleh penanganan dengan segera.
Sementara itu, Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Jepara, Lulus Suprayetno menyampaikan, pihaknya memang mendapatkan laporan terkait terjadinya puting beliung di wilayah Desa Karanggondang. ”Tim sedang perjalanan ke lokasi untuk mengecek,” jelasnya.
Disinggung mengenai penyebab terjadinya puting beliung tersebut, Lulus menyatakan, diperkirakan karena memasuki musim pancaroba. ”Cuaca saat ini ekstrim, pergantian panas dan hujan yang cepat misalnya terjadi pagi menjelang siang atau siang menjelang sore. Ini berpotensi terhadap terjadinya bencana,” ujarnya.
Lebih lanjut, kata Lulus, sampai saat ini pihaknya kesulitan melakukan pemetaan daerah potensi rawan puting beliung. Selain dipengaruhi cuaca ekstrim, sifat angin yang selalu bergerak. ”Karena saat ini cuaca ekstrim, kami kesulitan melakukan pemetaan daerah rawan puting beliung,” imbuhnya.(emy/zen/ida)