Saksi Tidak Pernah Dimintai Persejutuan

322

Dugaan Korupsi PDAU Salatiga
 
MANYARAN – Mantan Badan Pengawas PDAU Salatiga Hendra Budiman menyatakan bahwa dirinya tidak pernah dimintai persetujuan atas bon pinjaman yang dilakukan oleh Mantan Wali Kota Salatiga John Manuel Manoppo kepada Adi Sutardjo (mantan Direktur PDAU Salatiga). Hal itu diungkapkan Hendra pada saat diperiksa sebagai saksi dalam sidang lanjutan perkara dugaan korupsi dana Perusahaan Daerah Aneka Usaha (PDAU) Kota Salatiga 2006-2010 dengan terdakwa John Manuel Manoppo di Pengadilan Tindak Pidana Korupsi (Tipikor) Semarang Kamis (8/5). Menurutnya, sebagai badan pengawas, ia bertugas memberi pendapat dan saran kepada wali kota atas kerjasama, perhitungan laba rugi, dan menerima laporan hasil pengawasan ke DPRD. “Tidak pernah ada persetujuan. Seharusnya, ada pemberitahuan atau persetujuan ke badan pengawas,” tegasnya di hadapan majelis hakim yang diketuai Suyadi.
Sedianya sidang kemarin juga menghadirkan ketua Asosiasi Provinsi (Asprov) PSSI Jateng periode 2013-2017 Johar Lin Eng dan mantan Seretaris Daerah (Sekda) Kota Salatiga, Sutedjo. Namun yang bersangkutan mangkir dari pemeriksaan.
Johar diperiksa terkait adanya aliran dana Rp 400 juta dari PDAU Salatiga tahun 2006-2007 untuk kepentingan Persatuan Sepakbola Indonesia Salatiga (PSISa). Ketika itu, Johar menjadi Sekretaris Umum (Sekum) Pengda PSSI Jateng. Sementara, Sutedjo diperiksa terkait tugasnya. Sidang kembali dilanjutkan Kamis (22/5) dengan pemeriksaan saksi-saksi.
Seperti diketahui, mantan Wali Kota Salatiga periode 2007-2011 itu didakwa melakukan korupsi bersama-sama dan merugikan keuangan negara sekitar Rp 222 juta. Dari jumlah tersebut, yang bersangkutan telah menikmati sekitar Rp 55 juta. Perbuatan terdakwa bersama Adi Sutardjo diketahui bertentangan dengan UU Nomor 32/2004 tentang Pemda pasal 27 ayat 1 huruf a, b, h, i dan pasal 28 huruf d.
Berdasarkan putusan Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Nomor 06/Pid.Sus/ Pn.Smg tertanggal 9 Juni 2013. Adi sudah dijatuhi vonis 13 bulan penjara oleh Pengadilan Tipikor Semarang. Sementara Jhon dalam perkara ini tidak ditahan, karena sedang menjalani penahanan dalam perkara lain. (fai/ton)