Sektor Pertanian Tumbuh Signifikan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Ekonomi Jateng Tumbuh 6 Persen

SEMARANG – Pertumbuhan ekonomi Jateng triwulan awal ini meningkat sebesar 6 persen dibandingkan triwulan IV tahun 2013 lalu. Peningkatan sektor usaha dan panen raya tanaman pangan menyumbang pertumbuhan ekonomi tersebut.
Kepala Bidang Neraca Wilayah dan Analisis Statistik Badan Pusat Statistik (BPS) Jateng, Syarifudin Nawie mengatakan, pertumbuhan ini terjadi pada sektor pertanian, pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, perdagangan, hotel dan restoran, dan sektor jasa lainnya.
Pertumbuhan tertinggi dihasilkan oleh sektor pertanian sebesar 37,7 persen. Sektor lain yang mengikuti dan menyumbang pertumbuhan ekonomi, diantaranya sektor pengangkutan dan komunikasi (3 persen), sektor keuangan, real estate dan jasa perusahaan (2,1 persen) dan sektor jasa-jasa (1,7 persen). “Berdasarkna besaran Produk Domestik Regional Bruto (PDRB) atas dasar harga berlaku mencapai Rp 170.468,8 miliar, jumlah tersebut meningkat dibandingkan triwulan IV 2013 sebesar Rp 158.263,9 miliar,” ujarnya, kemarin.
Sebagian PDRB digunakan untuk memenuhi konsumsi rumah tangga sebesar 62,7 diikuti oleh pembentukan modal tetap bruto sebesar 19,9 persen. Sedangkan lainnya untuk memenuhi konsumsi Pemerintah 10,1 persen, ekspor neto 2,1 persen, dan konsumsi lembaga non profit 1,5 persen,” imbuhnya.
Jika dilihat atas harga konstan 2.000, PDRB triwulan I 2014 sebesar Rp 58.132,2 miliar atau meningkat dibandingkan triwulan IV 2013 sebesar Rp 54.838,2 miliar. Dibandingkan dengan periode sama tahun lalu untuk tahun ini juga mengalami peningkatan sebesar 5,4 persen.
Pertumbuhan usaha terjadi di sektor pertanian, pertambangan dan penggalian, industri pengolahan, perdagangan, hotel dan restoran, pengangkutan dan komunikasi, keuangan, properti, dan jasa perusahaan. “Hampir sepertiga industri di Jateng didominasi oleh pengolahan, kedua perdagangan, dan ketiga pertanian,” tandasnya.(dna/smu)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -