Sekwan Jangan Jerumuskan Anggota Dewan

325

SEKAYU–Gubernur Jateng Ganjar Pranowo meminta agar para Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota jangan menjerumuskan anggota dewan ke persoalan hukum. Kasus hukum anggota DPRD Kota Semarang periode 1999-2004 yang terjerat dugaan koruosi asuransi fiktif tidak akan terjadi jika jajaran sekretariat dewan dan bawahannya memiliki legal drafting yang kuat.
Ganjar minta agar jajaran setwan memiliki tim yang berkompeten dalam bidang legal drafting dan anggaran. Permintaan ini disampaikan Ganjar saat memberi pengarahan pada rapat kerja nasional (Rakernas) Asosiasi Sekretaris DPRD Kabupaten/Kota se- Indonesia (Asdeksi), Kamis (8/5). “Saya ini mantan anggota DPR RI dua periode jadi bisa memahami fungsi dan kedudukan dewan, termasuk dalam hal keuangan. Jadi saya mohon jajaran setwan memiliki tim yang kuat dan bagus sehingga anggota dewan tidak terjerumus dalam kasus hukum,” ujar Ganjar.
Dia menambahkan persoalan penganggaran bagi anggota dewan memang cukup rumit. Namun saat ini sudah ada aturan yang mengikat sehingga jajaran sekwan tinggal mengikuti aturan yang ada.  “Tugas setwan adalah memfasilitasi dewan dalam melaksanakan tugas pokok yakni penganggaran, pengawasan dan legislasi,” katanya.
Sementara itu Ketua Asdeksi Aminudin Latif menyambut baik arahan yang disampaikan Ganjar. Menurutnya apa yang disampaikan Ganjar harus dilaksanakan oleh jajaran sekwan seluruh Indonesia. “Kami tentu akan melaksanakan arahan Pak Gubernur, apa yang disampaikan tentu akan dilaksanakan, termasuk bagaimana mengoptimalkan peran sekwan dalam mewujudkan supporting trifungsi DPRD yang handal,” katanya.(zal/ton)