Dua Penjual Togel Diringkus

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

TEMANGGUNG–Dua penjual kartu judi toto gelap (togel), digelandang jajaran Satreskrim Polres Temanggung ketika tengah menjajakan barang haramnya. Dua tersangka yakni Suhadi Bangun, 49, dan Agus Yulianto, 44, keduanya warga Kampung Ngempon Lor RT 01 RW 02 Kelurahan Parakan Kauman, Kecamatan Parakan.
Kapolres Temanggung, AKBP Dwi Indra Maulana melalui Kasubbag Humas PPID, Kompol Djuminto mengatakan, dua penjual togel ini kurang lebih sudah empat bulan menjual nomor berhadiah ini. Keduanya mempunyai peran yang berbeda dalam penjualan judi nomor ini. “Secara manajemen kedua tersangka ini terbilang bagus, satu tersangka bertugas menerima pembelian satu tersangka lagi hanya menerima uang dan menyetorkan hasil penjualannya ke Magelang,”katanya.
Dikatakan, dalam penjualannya kedua tersangka ini terbilang cukup lihai, mereka melakukan transaksi secara sembunyi-sembunyi. Selain itu pembelian juga dilakukan via SMS. “Untuk mengelabui petugas, Agus juga berjualan koran di rumahnya,”katanya.
Dari kedua tersangka petugas berhasil mengamankan beberapa barang bukti di antaranya, uang tunai Rp159 ribu, dua buah ball point, sebuah buku ramalan kode terakhir Sinyo Sakti, delapan lembar kertas bertuliskan nomor pesanan, sebuah telepon gengam merk Samsung type Duos warna hitam dan sebuah telepon gengam merk cross warna hitam. “Kedua tersangka dibekuk usai melakukan transaksi,”katanya.
Ia menuturkan, sampai saat ini pihaknya masih menyelidiki kasus ini, karena disinyalir berdasarkan keterangan dari tersangka ada jaringan penjual togel lainnya.
Karena terbukti menjual togel yang termasuk dalam perjudian, kedua tersangka dijerat dengan pasal 303 KUHP dengan ancaman hukuman paling lama 10 tahun penjara dan atau denda paling banyak Rp 25 juta.
Sementara itu, Agus Yulianto mengaku, setiap hari omset penjualan togel mencapai Rp 300 ribu. Dari hasil penjualan tersebut diberi upah 20 persen. “Satu minggu sekali saya setorkan uang hasil penjualan ke Wiwid warga Japunan Magelang,” ungkapnya. (zah/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -