Guru Dituntut Baca Referensi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DEMAK-Penerapan kurikulum 2013 segera diberlakukan pada Juli mendatang. Pada tahun pelajaran 2014-2015 ini, mindset atau pola pikir guru dituntut harus berubah. Jika dulu guru dikesankan yang penting datang di kelas memberikan pekerjaan rumah (PR), dikoreksi lalu pulang, sekarang tidak lagi.
Kini, guru  wajib membuat rencana pelaksanaan pembelajaran (RPP) yang tepat dan bisa melakukan pendekatan pada siswa. Guru juga dituntut banyak baca referensi agar tidak ketinggalan informasi pendidikan dan lainnya.
Hal itu disampaikan  oleh Kepala Seksi Kurikulum dan Evaluasi, Kantor Wilayah Kemenag Provinsi Jawa Tengah, Dr H Nur Abadi, M.Pd disela mengisi workshop Implementasi Kurikulum 2013 di MTsN Mranggen, Kecamatan Mranggen, kemarin.
Menurut Nur Abadi, dalam kurikulum 2013, beban guru memang berkurang. Sebab, guru tidak lagi membuat silabus, seperti kurikulum KTSP sebelumnya. “Silabus dan buku sudah disiapkan pemerintah. Jadi, guru hanya membuat RPP saja,” ujar Nur Abadi didampingi Kepala MTsN Mranggen, Nur Kamsan M.Pd dan Waka Humas yang juga Ketua panitia workshop Moh Bardi S.PdI, M.PdI, kemarin.
Dalam model kurikulum terbaru ini, siswa bisa langsung melakukan observasi di lapangan untuk melihat, bertanya, mencoba, menalar maupun konfirmasi apa yang dilihat tersebut.
“Jadi, siswa tidak hanya belajar di dalam kelas saja. Namun, mereka bisa langsung belajar di luar kelas. Mereka bisa mencari narasumber yang berkompeten di luar, sehingga wawasan pengetahuannya lebih luas.”
Dia mencontohkan, dalam sejarah Sunan Kalijaga misalnya, siswa dapat ke Kadilangu, di mana makam Sunan Kalijaga berada. Mereka bisa bertanya pada narasumber di sekitar makam Walisongo.
Nur Abadi menambahkan, ada empat kompetensi inti yang mewarnai kurikulum tersebut. Yaitu, spiritual, sosial, pengetahuan dan keterampilan. “Siswa akan lebih terampil, aktif dan komunikatif dalam proses pembelajaran.”
Artinya, guru dalam melakukan penilaian tidak hanya berpatokan pada produk atau hasil karya sisa saja. Namun, proses yang dijalani juga harus menjadi perhatian. “Produk dan proses sama-sama dinilai,” katanya.
Karena itu, kurikulum 2013 ini, kata dia, mengemban amanah untuk memperbaiki standar kelulusan, isi, proses sekaligus penilaian.
Ketua panitia, Moh Bardi mengungkapkan, workshop diikuti 63 peserta. Terdiri atas 49 guru dan 14 karyawan MTsN Mranggen. “Kita telah siap menjalankan kurikulum 2013,”katanya. (hib/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -