Persit Kenalkan Pap Smear

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

WONOSOBO – Untuk menekan bahaya kanker serviks bagi kalangan perempuan, Persit (Persatuan Istri Prajurit) Kartika Chandra Kirana Cabang XXVII Kodim 0707 Wonosobo, membekali anggotanya untuk melakukan pemeriksaan dengan metode pap smear.
Menurut Ketua Persit Kartika Candrakirana, Ovi Agus Latif, anggota Persit harus senantiasa aktif untuk terus menggali informasi dan perkembangan dari berbagai bidang. Keaktifan para ibu-ibu dapat memberikan semangat kepada para suami yang tengah bertugas.
“Perempuan harus memahami tentang bahaya ancaman kesehatan, termasuk kanker leher rahim,”katanya.
Untuk itu, kata Ovi, pihaknya mengajak anggota Persit mengikuti sosialisasi tentang metode pap smear dalam memeriksa tentang kondisi rahim. Melalui sosialisasi ini, diharapkan tidak hanya untuk anggota Persit, namun bisa diperluas kepada kalangan perempuan pada umumnya.
Dalam kegiatan tersebut, Ovi Agus Latif juga menyerahkan bantuan sebesar Rp 1 juta kepada empat orang anggota Persit yang menderita sakit keras. Bantuan tersebut berasal dari Yayasan Kartika Kasih Pengurus Pusat Persit atas dasar usulan dari Persit Kodim Wonosobo kepada Persit Korem 072/Pmk Yogyakarta.
Sementara itu, dr Vivien Mardepi dari Cito Laboratorium Klinik Magelang dalam sosialisasi memberikan pengetahuan terkait pentingnya pemeriksaan pap smear untuk kalangan wanita yang telah berkeluarga setiap satu tahun sekali.
“Pap smear adalah metode (screening) gineologi untuk pemeriksaan leher rahim (serviks) dengan menggunakan alat yang dinamakan speculum, dan bisa dilakukan oleh dokter kandungan,”katanya. Pemeriksaan ini, kata dia, dilakukan untuk mengetahui adanya HPV ataupun sel karsinoma penyebab kanker leher rahim, sejak dini. (ali/lis)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -