62 Rumah Rusak, 2 Roboh

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

KAJEN—Sebanyak 62 rumah mengalami rusak berat dan ringan, dan 2 lainnya rata tanah akibat terjangan puting beliung pada Jum’at (9/5) malam lalu.
Rumah-rumah itu berada di Desa Bondansari, Kecamatan Wiradesa, Desa Yosorejo Kecamatan Siwalan, Desa Tengeng Kulon, Kecamatan Sragi, Kabupaten Pekalongan.
Dua rumah mengalami rusak berat hingga roboh, karena tertimpa pohon trembesi. Rumah yang ambruk milik Sopiah, 52, dan Wahyono,54, warga Dukuh Gendogo RT 07 RW 03, Desa Bondansari.
Kencangnya puting beliung, tidak hanya merusak puluhan rumah. Tapi juga merobohkan pagar halaman SD Negeri 2, Tengeng Kulon, yang baru dibangun 2 bulan lalu. Belasan pohon besar juga tumbang.
Menurut Sopiah, 52, sebelum angin kencang datang, turun hujan disertai kilatan petir. Tak lama kemudian, dari arah timur, angin kencang menyambar pohon besar trembesi. Dalam sekejap, pohon itu roboh.
Hal senada disampaikan oleh Wahyono. Rumah warga miskin ini, sekarang tak bisa lagi dihuni. ”Saya berharap ada bantuan dari Pemkab, agar rumah kami bisa kembali ditempati.”
Kades Bondansari Was’ud membenarkan di Desa Bondansari, ada 12 rumah milik warga yang diterjang angin kencang.
”Kami berharap Pemkab memberikan bantuan berupa makanan dan kebutuhan sehari-hari, kepada 12 KK yang jadi korban.”
Was’ud juga meminta Pemkab mengirimkan bahan material bangunan agar warga bisa kembali membangun rumahnya.
Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Kabupaten Pekalongan, Bambang Sujatmiko mencatat, total ada 62 bangunan rumah yang rusak, 2 roboh , dan satu gedung sekolah rusak.
Rinciannya, 36 rumah dan satu SD di Desa Tengengkulon, Kecamatan Sragi. Juga 7 rumah di Desa Yosorejo, Kecamatan Siwalan, dan 12 rumah di Desa Bondansari, Kecamatan Wiradesa, Sedangkan 2 roboh di Desa Bondansari dan Tengengkulon. “Selain itu, puluhan pohon juga tumbang.” (thd/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -