HTI Ajak Kembali ke Khilafah

319

MUGASSARI—Puluhan massa Hizbut Tahrir Indonesia (HTI) Jateng, kemarin (10/5) melakukan longmarch dari Jalan Pandanaran menuju Taman KB Semarang, depan SMA 1 Semarang. Mereka berjalan kaki dan sebagian mengendarai motor. Dalam aksinya, massa HTI mengusung poster berisi ajakan kembali ke khilafah.
Ketua DPD Hizbut Tahrir Indonesia Jateng Abdullah mengatakan, selama ini permasalahan dunia termasuk Indonesia adalah karena sistem yang rusak, termasuk sistem demokrasi. Untuk itu, perlu dilakukan perubahan dengan menggunakan sistem pemerintahan yang berdasarkan Islam. “Sistemnya rusak, sehingga perlu adanya perubahan dengan berlandaskan pada Islam,” katanya.
Menurut Abdullah, negara Indonesia yang makmur pada saatnya nanti akan kehilangan berbagai sumber daya dan kekayaan alam yang begitu melimpah. “Akankah kita harus menunggu itu terjadi? Dan masihkah kita percaya dengan demokrasi dan sistem ekonomi kapitalis?” ujarnya setengah bertanya.
Dengan kerendahan hati, kata dia, HTI akan menjawabnya dalam acara nasional di 69 kota di seluruh Indonesia sebagai bentuk kepedulian dan kontribusi terhadap negara muslim terbesar ini. “Kami akan memberikan kontribusi kepada negara ini,” katanya.
Abdullah menilai kebijakan pemerintah selama ini menunjukkan tidak keberpihakan kepada rakyat. “Secara ekonomi, penguasa lebih mendahulukan kepentingan pengusaha dibanding kepentingan rakyat,” ujarnya.(hid/aro)