Kehabisan Uang, Nodong Polisi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BARUSARI – Nekat. Itulah yang dilakukan Abimanyu Suryo Purnomo, 18, warga Perbalan, Semarang Timur. Pemuda ini nekat menodong seorang anggota resmob Brigadir Cahya, yang sedang mengawasi Jalan Tambra, dekat Pasar Kuningan, Semarang Utara, Minggu (11/5) sekitar pukul 03.00. Tak ayal, Abimanyu pun langsung ditangkap, meski sempat melawan. Petugas mengamankan sebilah senjata tajam jenis belati dan sepeda motor.
Insiden bermula ketika Cahya dan enam anggota Resmob Polrestabes Semarang sedang nyanggong di warung dekat pasar Kuningan. Mereka yang berpakaian sipil sedang memburu pelaku perampasan. Tidak lama kemudian, pelaku datang dengan mengendarai motor Honda Scoopy. Begitu turun, pelaku awalnya sempat bertanya kepada Cahya. ”Pak, numpang tanya warungnya buka atau tidak. Mau beli minum,” tanya pelaku sambil basa-basi.
Cahya sempat curiga karena pelaku bertingkah ganjil. Benar saja, pelaku lantas mengeluarkan sebilah belati dari balik jaket kulitnya. Tanpa pikir panjang, pelaku menodongkan belati. Karuan saja, Cahya kaget. Beruntung, dengan cekatan enam anggota Resmob yang tidak jauh dari lokasi langsung melumpuhkan pelaku. ”Saya tidak tahu jika orang itu polisi. Pokoknya mau nodong gitu saja,” aku Abimanyu.
Abimanyu menambahkan, ia terpaksa menodong karena uangnya sudah habis. Ia sebelumnya usai membongkar paket di sebuah perusahaan di Jalan Imam Bonjol dan mendapatkan bayaran Rp 30 ribu. Uang lantas dihabiskan untuk membeli dua butir pil koplo dan makan-makan. ”Makanya saya mau nodong. Sebelumnya sudah pernah nodong di Jalan Hasanudin, ada orang lewat jalan saya todong,” imbuhnya.
Saat melakukan aksinya, Abimanyu mengaku dalam kondisi setengah sadar. Sebab ia habis mengonsumsi pil koplo sebelum beraksi. Dengan berbekal belati yang sudah disiapkan, ia lantas mencari sasaran. ”Ternyata yang saya todong polisi. Dasar nasib apes,” tambahnya.
Kasatreskrim Polrestabes Semarang AKBP Wika Hardianto mengaku masih memeriksa Abimanyu. Pihaknya terus mengembangkan adanya dugaan lokasi lain. ”Dari keterangan sementara, pelaku sempat beraksi. Masih kami kembangkan,” tambahnya. (fth/ton/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -