Lagi, Demak-Bonang Lumpuh Total

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

DEMAK-Arus lalulintas Demak-Bonang, kemarin, kembali lumpuh total. Hal itu terjadi lantaran sebuah truk H 1984 GE, nyaris terguling di tengah jalan rusak. Tepatnya, di Desa Bonangrejo, Kecamatan Bonang.
Akibatnya, arus lalulintas menuju Pelabuhan Morodemak, macet sepanjang 1 kilometer lebih. Tokoh pemuda Bonangrejo, Toha Senopati mengatakan, setiap musim hujan, kondisi permukaan jalan berlubang tak bisa dilalui kendaraan secara normal.
Sebab, tumpukan tanah padas, menjadi lumpur, mirip bubur. Dampaknya, jalan menjadi licin. “Kita sangat menyayangkan hingga kini Pemkab Demak belum melakukan betonisasi di ruas jalan rusak Bonangrejo,” ujarnya.
Dikatakan, banyak truk pengangkut material berlalu lalang melalui jalan Demak-Bonang. Ironisnya, jalan dibiarkan rusak berat. Gara-gara truk mogok di tengah jalan, banyak kendaraan yang juga turut mogok massal seperti kejadian sebelumnya.  
Terpisah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Pertambangan, dan Energi (DPUPPE) Demak, Budi Harsono mengatakan, Pemkab telah menganggarkan betonisasi jalan di ruas Bonang pada APBD 2014. Bahkan, dimungkinkan pekan depan pekerjaan betonisasi sudah bisa dimulai.
“Sudah ada pemenang tendernya. Sehingga jalan rusak itu bisa segera dibeton,” kata Budi saat dihubungi koran ini, kemarin.
Menurut Budi, sejak peristiwa kendaraan mogok massal beberapa bulan lalu, pihaknya telah menguruk jalan berlubang di sana, dengan batu koral Merapi. Namun, karena banyak kendaraan berat yang melintas di jalur Demak-Bonang, maka jalan menjadi ambles lagi.
Akibatnya, saat ada kendaraan mogok, arus lalulintas menuju Morodemak Bonang langsung macet total. ”Segera kita beton,” kata Budi.
Seperti diketahui, jalan yang tidak bisa dilalui itu, menyebabkan kerugian cukup besar bagi pedagang ikan. Sebab, mereka tidak bisa setor ikan dari Pelabuhan Morodemak ke pasar-pasar di luar daerah. Hal yang sama juga dialami para sopir angkutan jurusan Demak-Morodemak. Mereka terpaksa tidak beroperasi melayani penumpang. (hib/isk)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -