Lagi, Demak-Bonang Lumpuh Total

292

DEMAK-Arus lalulintas Demak-Bonang, kemarin, kembali lumpuh total. Hal itu terjadi lantaran sebuah truk H 1984 GE, nyaris terguling di tengah jalan rusak. Tepatnya, di Desa Bonangrejo, Kecamatan Bonang.
Akibatnya, arus lalulintas menuju Pelabuhan Morodemak, macet sepanjang 1 kilometer lebih. Tokoh pemuda Bonangrejo, Toha Senopati mengatakan, setiap musim hujan, kondisi permukaan jalan berlubang tak bisa dilalui kendaraan secara normal.
Sebab, tumpukan tanah padas, menjadi lumpur, mirip bubur. Dampaknya, jalan menjadi licin. “Kita sangat menyayangkan hingga kini Pemkab Demak belum melakukan betonisasi di ruas jalan rusak Bonangrejo,” ujarnya.
Dikatakan, banyak truk pengangkut material berlalu lalang melalui jalan Demak-Bonang. Ironisnya, jalan dibiarkan rusak berat. Gara-gara truk mogok di tengah jalan, banyak kendaraan yang juga turut mogok massal seperti kejadian sebelumnya.  
Terpisah, Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum, Perumahan, Pertambangan, dan Energi (DPUPPE) Demak, Budi Harsono mengatakan, Pemkab telah menganggarkan betonisasi jalan di ruas Bonang pada APBD 2014. Bahkan, dimungkinkan pekan depan pekerjaan betonisasi sudah bisa dimulai.
“Sudah ada pemenang tendernya. Sehingga jalan rusak itu bisa segera dibeton,” kata Budi saat dihubungi koran ini, kemarin.
Menurut Budi, sejak peristiwa kendaraan mogok massal beberapa bulan lalu, pihaknya telah menguruk jalan berlubang di sana, dengan batu koral Merapi. Namun, karena banyak kendaraan berat yang melintas di jalur Demak-Bonang, maka jalan menjadi ambles lagi.
Akibatnya, saat ada kendaraan mogok, arus lalulintas menuju Morodemak Bonang langsung macet total. ”Segera kita beton,” kata Budi.
Seperti diketahui, jalan yang tidak bisa dilalui itu, menyebabkan kerugian cukup besar bagi pedagang ikan. Sebab, mereka tidak bisa setor ikan dari Pelabuhan Morodemak ke pasar-pasar di luar daerah. Hal yang sama juga dialami para sopir angkutan jurusan Demak-Morodemak. Mereka terpaksa tidak beroperasi melayani penumpang. (hib/isk)