Lahan TNI Ditanami Kunyit dan Jahe

326

UNGARAN-Perusahaan jamu PT Sido Muncul telah melakukan perluasan usaha di bidang pertanian dengan memproduksi pupuk melalui PT Sido Muncul Pupuk Nusantara (SMPN). Kini, pupuk yang telah bersertifikat internasional ini akan melakukan penanaman di lahan kosong milik Kodam IV/Diponegoro.
”Sido Muncul telah membuat pupuk yang memiliki kualitas baik. Bahkan sampai diekspor ke luar negeri,” kata Kepala Staf TNI Angkatan Darat (KSAD), Jendral TNI Budiono saat menyaksikan penandatanganan antara Kodam IV/Diponegoro dan PT Sido Muncul Pupuk Nusantara di kawasan pabrik Sido Muncul, Bawen, Kabupaten Semarang, kemarin. Yakni, dalam kerjasama perihal penggunaan pupuk Bio Organik di Model Kawasan Rumah Pangan Lestari Kodam IV Diponegoro. 
Pupuk bio organik ini, katanya, akan digunakan untuk menanam tanaman obat seperti kunyit, jahe, temulawak dan tanaman obat lainnya. Beberapa lahan kosong milik Kodam IV yang belum dimanfaatkan hingga saat ini belum dapat dihitung luasannya. “Jadi lahan yang dikerjasamakan belum bisa dihitung luasnya. Bahkan seperti di Bantir ada ratusan hektare lahan belum ditanami dan menganggur,” katanya.
Sementara Direktur Utama PT Sido Muncul, Irwan Hidayat menyatakan kerjasama akan terus ditingkatkan untuk memenuhi kebutuhan bakan baku produksi obat herbal dan jamu. “Ttanaman yang akan ditanam di lahan milik Kodam IV/Diponegoro merupakan tanaman yang memiliki masa panen sekitar sembilan bulan, seperti jahe, dan kunyit,” katanya.
Lebih lanjut, kata Irwan, produksi pupuk bio organik ini memiliki kualitas baik, karena pupuk hasil olahan limbah pabrik jamu. Bahkan sudah menembus pasar dunia, telah diekspor di Eropa dan Amerika. “Pupuk ini merupakan limbah jamu dan limbah nabati. Kemudian limbah tersebut diolah sehingga memiliki kualitas yang sangat baik,” katanya.
Sementara itu, kerjasama tersebut ditandai dengan penandatanganan yang dilakukan oleh Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Sunindyo dan Direktur PT Sido Mincul Pupuk Nusantaral, David Hidayat. Selain itu, secara simbolis dilakukan penanaman pohon Kayu Ules (Helicteres Isora L) oleh KSAD, Jendral TNI Budiman di Taman Agrowisata PT Sido Muncul. ”Tanaman kayu ules ini merupakan salah satu bahan baku yang digunakan untuk produk Tolak Angin,” tuturnya. (hid/ida)