Persipur Tekuk PSIR 2-1

281

GROBOGAN-Persipur Purwodadi berhasil mengamankan poin penuh dalam laga melawan PSIR Rembang di Stadion Krida Bhakti Purwodadi kemarin. Laskar Petir-julukan Persipur unggul atas Dampo Awang-julukan PSIR Rembang dengan skor 2-1.
Di menit awal babak pertama tuan rumah sempat dipencundangi. Tim besutan Nanang Kushardiyanto tersebut kebobolan lebih dulu. Gol pertama tercipta dari tendangan kaki kanan Amshar Reza. Pemain nomor punggung tujuh ini berhasil memanfaatkan kemelut di muka gawang Persipur dimenit ke-5.
Kebobolan itu membuat Widiyanto dkk terus berupaya membangun serangan. Proses ini membuahkan hasil dimenit ke-38. John Tamba Barnes berhasil menyarangkan sebuah gol dengan kaki kanannya. Gol ini merupakan umpan langsung dari tendangan sudut yang dilakukan Parjono. Skor 1-1 menutup babak pertama.
Di babak kedua permaian PSIR terlihat dominan. Beberapa kali tim tamu ini mencetak enam kali peluang. Tetapi peluang tersebut dapat dimentahkan para pemain Laskar Petir.
Serangan yang terus berangsur dilakukan PSIR membuat Persipur sedikit kewalahan. Meski demikian, tuan rumah beberapa kali melakukan serangan balik.
Alhasil di menit ke-84 Persipur kembali mengoyak gawang lawannya. Gol kali ini, dicetak sang Kapten Widiyanto. Proses terjadinya gol sendiri terlihat begitu rumit. Bermula dari umpan Yao Rudy dari sayap kiri, yang melesat ke depan gawang PSIR. Sang kiper Nanang Hermawan berhasil menangkis bola hingga keluar kotak pinalti. Di sini terjadi perebutan bola beberapa pemain.
Dan saat terjadi kemelut tersebut bola keluar mengarah ke Widiyanto. Tanpa pikir panjang, pemain nomor punggung 14 ini langsung melesakkan bola ke gawang. Dan ini menjadi angka penutup pertandingan 2-1 di Stadion Krida Bakti Purwodadi.
Nanang Kushardiyanto, pelatih Persipur bersyukur penampilan anak asuhnya. ”Kami bersyukur dapat memperoleh poin penuh. Tetapi secara keseluruhan kami kecewa dengan penampilan tim kami,” tuturnya.
Ketidakpuasannya tersebut dikarenakan dirinya menemukan kekurangan dalam teknik permainan. Pihaknya menemukan banyak kesalahan dan kekurangan. Di antaranya passing pemain. Bahkan, mereka juga sering kehilangan bola. Selain itu, koordinasi antarlini masih kurang.
”Buktinya terlihat jelas di menit awal, yakni saat terjadi gol pertama. Rasanya gol tersebut tidak enak sekali kejadiannya. Di sini terlihat mental permainan yang buruk dan segera akan kami benahi,” ungkapnya. (eko/ris/ida)