Salatiga Tiga Besar Penderita TB

333

SALATIGA—Kota Salatiga menduduki peringkat tiga temuan penyakit TB se-Jateng. Artinya, Salatiga dianggap berhasil, karena banyak menemukan orang positif TB, sehingga bisa secepatnya diobati. Namun, dari segi banyaknya pasien, tentu penderita TB di kota ini cukup tinggi.
Wali Kota Salatiga Yuliyanto menuturkan, penanggulangan TB di Kota Salatiga, terjadi peningkatan capaian target penemuan kasus.
Yaitu, dari semula 30,9 persen pada 2010 menjadi 44,6 persen pada 2011. Sedangkan pada 2012, naik menjadi 47,6 persen. Dan, meningkat tajam sebesar 142,8 persen pada 2014.
“Keberhasilan ini sesuai tema utama Hari TB Sedunia 2014, yakni reach the three million, find, treat and cure for all yang kemudian diterjemahkan dalam tema nasional menjadi Temukan dan Sembuhkan TB.”
Tema ini, sambung Yuliyanto, intinya mendorong semua negara untuk memulai upaya menemukan, mengobati, dan menyembuhkan. Serta, meningkatkan akselerasi menuju zero TB death.
Dijelaskan, Indonesia berkomitmen kuat untuk menjalankan imbauan tersebut. Salah satu caranya, dengan menyatukan gerak semua unsur. “Serta harus berkontribusi aktif dalam upaya pengendalian TB, sesuai lingkup bidang masing-masing,” kata Wali Kota Yuliyanto.
Ketua Ikatan Dokter Indonesia Kota Salatiga dr Hasto Nugroho, Sp.P (K) menuturkan, capaian peringkat tiga temuan penyakit TB se- Jateng, artinya Salatiga berhasil. Sebab, banyak menemukan orang yang positif TB, sehingga bisa diobati. (sas/isk)