Isman Jasulmei Dikabarkan Racik Persitema

339

TEMANGGUNG—Ketidakhadiran Pelatih Kepala Persitema, Sri Widadi, pada laga terakhir putaran kedua Divisi Utama PT Liga Indonesia membuat spekulasi wacana timbul. Sri Widadi dikabarkan hengkang dari Bhumi Phala dan posisinya digantikan Isman Jasulmei. Kepastian tentang kedatangan mantan asisten peracik Persija Jakarta ini masih dinantikan.
“Kita masih pilih-pilih pelatih Bang, belum ada yang cocok,” kata Manajer Persitema Temanggung, Yunianto, saat dikonfirmasi tentang isu kedatangan Isman ke Bhumi Phala melalui telepon pribadinya.
Yunianto sendiri membantah di internal Persitema terjadi konflik sehingga membuat pelatih kepala Sri ‘Dadit’ Widadi mundur. Menurutnya, kondisi manajemen dan tim dalam keadaan baik. “Beliau hanya izin tidak bisa hadir di pertandingan (versus Persis Solo). Tidak ada masalah,” bantahnya.
Kabar hengkangnya Sri Widadi akibat konflik internal mengibarkan bendera baru posisi pelatih kepala bagi pasukan Ayam Kedu. Isman Jasulmei dikabarkan akan menangani Persitema pada paruh akhir musim ini. Isman sendiri pernah menjadi asisten Persija Jakarta, Persis Solo, Persidafon dan Lampung FC.
Sementara itu, ketika di konfirmasi, Sri Widadi menjawab normatif. Mantan pemain Persis Solo ini saat ditanya keberadaannya hanya membalas dengan ucapan terima kasih kepada media massa yang mengawalnya selama ini. “Ya, makasih banget ya mas atas bantuannya selama ini,” balasnya melalui pesan singkat.
Selain pelatih Sri Widadi yang ‘hilang’, sang Kapten Deni Nurdiansyah juga harus absen main setelah kartu merah diganjarkan wasit saat melawat ke PPSM Magelang. Hukuman yang diberikan terhadap pemain yang paling lama di Persitema ini selain membayar denda, ia harus meninggalkan lapangan selama enam bulan terhitung sejak pelanggaran dilakukan.
“Padahal saya sudah bayar denda, tapi saya tetap dihukum untuk tidak boleh bertanding selama enam bulan,” keluh Deni yang ditemui usai pertandingan Persitema versus Persis Solo. (zah/lis)