Juara Bertahan Masih Kedodoran

310


SEMARANG – Tampil dengan status juara bertahan tak membuat SMA Theresiana 1 Semarang tampil seratus persen mulus di laga perdana ajang Honda DBL Central Java Series – North Region di Knights Stadium kemarin.
Di kelompok cewek, SMA Theresiana 1 Semarang sore kemarin harus susah payah meladeni tim cewek SMAN 9 Semarang. Safiana Widyastuti dkk harus mengeluarkan tenaga ekstra sebelum akhirnya menang dengan skor ketat 24-17. Tanda-tanda kesulitan tim cewek Theresiana memang sudah terlihat sejak kuarter pertama. Secara mengejutkan SMAN 9 Semarang beberapa kali mampu menahan drive Theresiana hingga di kuarter tersebut skor berakhir tipis 6-2.
Kemudian di kuarter kedua SMAN 9 sedikit mengendur. Tercatat mereka gagal menambah poin dan Theresiana berhasil mengamankan kuarter tersebut dengan kemenangan 10-2. Begitu juga di kuarter ketiga Theresiana semakin menjauh dengan kemenangan 18-8.
Laga kembali berjalan ketat di kuarter ke empat. Theresiana yang merasa di atas angin justru dengan mudah kehilangan poin hingga laga menyisakan 44 detik dan skor sempat tipis 20-16 sebelum akhirnya Theresiana menyudahi laga dengan kemenangan 24-17. “Anak-anak memang sedikit tampil over confidence sehingga banyak kesalahan sendiri yang sering mereka lakukan. Akhir-akhir ini di latihan juga sedikit mengendur. Saya kira itu evaluasinya,” terang pelatih SMA Theresiana, Arief Djazuli kemarin.
Sementara tim cowok SMA Theresiana yang juga penyandang gelar juara bertahan masih belum menemui kesulitan. Islam Jabal dkk berhasil melaju mulus di laga perdana mereka kemarin dengan menundukkan SMAN 6 Semarang.
Di kuarter pertama Theresiana langsung bisa menjauh dengan keunggulan 8-2. Kemudian 17-5 di kuarter kedua dan 28-5 pada kuarter ketiga kemudian menutup laga dengan kemenangan yang cukup jauh 33-13. “Sebenarnya untuk cowok masalahnya juga sama non teknis. Tim cowok permainan kami masih terlalu individu sehingga permainan timnya tidak jalan. Dua faktor non teknis itu yang masih harus dibenahi tim cowok maupun cewek,” lanjut Arief. (bas/ric)