Manajemen Siapkan Evaluasi Tim

287

MAGELANG– Manajemen PPSM Sakti Magelang mengisyaratkan bakal melakukan evaluasi terhadap skuadnya jika tak kunjung membaik di dua laga sisa putaran pertama. Baik pelatih maupun pemain bisa terancam.
Manajer PPSM Magelang, Widarto mengatakan, target sebelumnya untuk putaran pertama ini memang sulit untuk tercapai. Sebab, saat ini berada di peringkat ke tujuh dari lima laga dengan raihan lima poin. “Target memang sudah tidak bisa dipenuhi. Menang di dua laga pun pun belum cukup,” kata dia, kemarin (13/5).
Untuk itu, di dua laga sisa yaitu menantang tuan rumah Persipur Purwodadi pada Rabu (14/5) dan lawan PSIR Rembang pada 18 Mei mendatang, diharap bisa meraih enam poin. Jika memang bisa diperoleh, pihak manajemen tidak akan melakukan evaluasi terhadap tim.       
“Kita tidak akan melakukan evaluasi jika bisa menyapu bersih dua laga sisa ini,” tuturnya.     
Apalagi, para pemain yang memperkuat tim pada putaran pertama ini juga selalu menjalankan instruksi pelatih. Dan kinerja tim pun cukup bisa menghibur setiap kali bermain. “Besok (hari ini) kemungkinan akan melakukan rotasi pemain. Kita juga telah member bekal mental kepada skuad,” ujarnya.  
Laga sebelumnya, tim berjuluk skuad Macan Tidar ini ditekuk oleh tuan rumah Persip Pekalongan dengan skore 1-0. Pertandingan tersebut tak diperkuat beberapa pemain pilarnya, seperti Cristian Bekatal yang izin karena mengurus surat izin tinggal (kitas) serta Ahmad Ilyas yang sedang menjalani sanksi akumulasi kartu merah.       
Menurut Pelatih Kepala PPSM, M Hasan, pada laga melawan Persipur Purwodadi nanti skuadnya akan lebih optimal, karena kedua pemain yang absen tersebut sudah bisa dimasukkan dalam line up. Namun, khusus untuk Bekatal, masih akan dilihat dulu staminanya apakah menurun atau tidak. “Kita lihat dulu nanti,” ujarnya.
Selain menyiapkan dua pemain tersebut, nantinya juga akan melakukan rotasi. Seperti, Rio Sahada yang akan menggantikan Asep di penjaga gawang, serta Andi Kurniawan yang akan menggati Jefri yang dirasa kurang maksimal saat lawan Pekalongan.     
Pihaknya juga meningkatkan komunikasi antara pemain ketika berada di tengah lapangan. “Komunikasi antarpemain masih belum terjaga, terutama di lini belakang. Kemarin, saat lawan Pekalongan, gol lawan juga karena salah komunikasi antar kiper dengan pemain belakang,” ucapnya. (vie/lis)