PKS Ajukan Gugatan MK

313

KENDAL—Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Partai Keadilan Sejahtera (PKS) Kendal berencana mengajukan gugatan ke Mahkamah Konstitusi (MK). Hal itu terkait dugaan kecurangan dalam rekapitulasi di daerah pemilihan (dapil) 5 Kendal.
Ketua DPD PKS Kendal, Sulistio Ari Wibowo ditemui usai rapat pleno penetapan perolehan kursi dan caleg terpilih DPRD Kendal mengatakan, saat ini pihaknya kini sudah menyiapkan validasi data. Hal itu diperlukan sebagai bukti dugaan kecurangan.
“Prinsipnya, PKS menghargai hasil rapat pleno yang disampaikan KPU Kendal. Tapi, kami akan tetap mengajukan gugatan ke MK, mengenai dugaan kecurangan dalam rekapitulasi di dapil 5 kendal.”
 Sulistio mengatakan, PKS sedianya mendapatkan satu kursi tambahan di dapil lima. Namun, gagal memperoleh kursi, karena kurang seriusnya para saksi dalam mengawal rekapitulasi suara di tingkat kecamatan.
“Data masih kami kumpulkan sesuai yang kami peroleh dari KPU pada saat rekapitulasi di tingkat kecamatan.”
Bukti tersebut, lanjut Sulistio, akan dijadikan sebagai alat bukti untuk pengajuan gugatan ke MK. “Kami yakin, PKS akan memenangkan gugatan ini dan merebut satu kursi di dapil 5 Kendal.”
Hasil perolehan suara sah di KPU, di dapil 5, PKS memperoleh 6.295 suara, dengan jatah kursi satu. Secara keseluruhan, PKS di DPRD Kendal memperoleh jatah empat kursi, dengan total perolehan suara 46.404.
Menanggapi hal itu, Ketua KPU Kendal, Wahidin Said mengatakan, tidak ada satupun partai yang protes. Artinya, klaim dia, semua perwakilan partai menandatangani hasil rapat pleno.  
KPU juga mengumumkan 45 calon legislatif  DPRD Kendal terpilih. (bud/isk)