SBMPTN Gunakan 5 Paket Soal

340

Cegah Kecurangan

SEKARAN – Seleksi Bersama Masuk Perguruan Tinggi Negeri (SBMPTN) pada17 Juni mendatang akan menggunakan lima paket dengan kode berbeda. Variasi soal ini untuk mencegah terjadinya kecurangan. Naskah soal akan diambil tiga jam sebelum pelaksanaan ujian oleh penanggung jawab di tiap lokasi untuk dibagikan kepada peserta.
Sekretaris Panitia Lokal 42 Semarang Sugiarto mengatakan, prosedur yang ketat akan memperkecil potensi terjadinya kecurangan. ”Yang jelas, selama ada tanggung jawab yang bagus dan mengikuti prosedur maka tidak akan bocor. Lagi pula panitia pusat sudah membuat prosedur yang cukup ketat,“ katanya, kemarin.
Selain itu, untuk mengantisipasi adanya perjokian seperti yang ditemukan tahun lalu, maka pengawasan saat ujian akan diperketat. Sehari sebelum ujian, pengawas akan dikumpulkan untuk pembekalan. Berbagai trik yang biasa digunakan untuk berbuat curang akan dibeberkan. “Agar bisa diantisipasi,” katanya.
Terpisah, Plt Kepala Humas Universitas Diponegoro (Undip) Rini Handayaningsih meminta agar calon peserta SBMPTN lebih cermat saat mengisi biodata. Seperti menuliskan nama, alamat dan tempat tanggal lahir. “Jika data sudah tersimpan maka siswa tidak dapat mengubah data lagi,“ jelasnya.
Ia juga mengimbau agar siswa dapat membaca secara lebih rinci dan mengikuti alur pendaftaran yang sudah ada di dalam sistem. Pendaftaran dibuka mulai 12 Mei hingga 6 Juni 2014. “Walaupun begitu, diimbau para calon peserta SBMPTN jangan menundanya. Manfaatkanlah waktu sebaik mungkin dan teliti setiap langkah yang harus dipenuhi sesuai dengan ketentuan,” katanya. (den/ton/ce1)