Setiap Tahun SPPT Nyasar

355

BULU LOR — Setiap tahun, warga RT 04 RW I Kelurahan Bulu Lor selalu kebingungan. Sebab mereka tak pernah mendapatkan Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT) Pajak Bumi dan Bangunan (PBB). Ternyata SPPT yang harusnya mereka terima nyasar karena alamat yang tertulis salah.
”Dari tahun ke tahun tidak ada perubahan, padahal warga di RT ini  BULU LOR—hanya 6 orang yang tertulis beralamat di RT 04. Harus menanyakan di RT lainnya,” ungkap Ketua RT 04 RW 01 Kelurahan Bulu Lor Ari Basuki, Selasa (13/5).
Ari berharap pemerintah bisa memeriksa ulang alamat pemilik bangunan secara berkala. Harapannya agar SPPT tercetak dengan benar dan tidak merepotkan wajib pajak. Setiap tahun warga telah melaporkan hal ini, tapi tak pernah ada perbaikan. ”Masa tiap tahun harus kroscek terus dengan RT lainnya kalau ada SPPT yang terbawa,” keluhnya.
Pihak kelurahan Bulu Lor belum bisa dikonfirmasi atas masalah ini. Ketika akan ditemui di kantornya, Lurah Bulu Lor sedang tidak ada di tempat.
Sementara di Kelurahan Purwosari, rumah yang sudah tidak bisa dihuni lagi, tetap ditarik pajak. ”Banyak juga rumah yang tenggelam dan sudah tidak ditempati, ya tetap keluar Surat Pemberitahuan Pajak Terutang (SPPT),” kata Lurah Purwosari, Rubiyati. Rob telah menenggelamkan sejumlah rumah di wilayah ini.
Hal yang sama juga dialami warga di Kelurahan Dadapsari. Sekretaris Lurah Dadapsari Joni J. Ganif mengatakan, banyak rumah yang tidak ditempati tapi tetap harus membayar SPPT. ”Banyak rumah yang ambles karena jalan yang terus diuruk sementara pemiliknya tidak mampu untuk meninggikan rumah,” katanya. (hid/ton/ce1)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.