Siapkan Ruang Isolasi MERS

307


UNGARAN — Meski belum ada temuan warga yang terkena Virus Corona Middle East Respiratory Syndrome (MERS), toh Pemkab Semarang sudah melakukan antisipasi.
Dinas Kesehatan setempat sudah menyiapkan ruang isolasi khusus bagi penderita terduga MERS di RSUD Ambarawa dan Ungaran.
Bupati Mundjirin mengatakan, hingga saat ini belum ada temuan ataupun laporan warga yang menderita MERS. Kendati demikian, pihaknya meminta masyarakat mewaspadai bahaya MERS.
”Belum ada laporan, semoga saja tidak ada warga yang terkena virus tersebut. Tapi kami tetap mengingatkan pada masyarakat untuk waspada. Masyarakat bisa menggunakan masker saat bepergian keluar rumah atau menunaikan umrah ke tanah suci,” tutur Bupati Mundjirin, kemarin.
Menurut Bupati Mundjirin, di rumah sakit juga tersedia ruang isolasi. Ruangan itu bisa digunakan untuk pasien MERS. ”MERS itu juga masuk golongan penyakit menular.”
Kepala Dinkes Kabupaten Semarang drg Gunadi melalui Kepala Bidang Pelayanan Kesehatan dr Ngakan Putu menjelaskan, di Kabupaten Semarang belum ada laporan temuan penyakit MERS. Juga Flu Singapura. Kendati demikian, pihaknya tetap waspada. Dinas Kesehatan meminta masyarakat mewaspadai dan mengantisipasi penyebaran penyakit tersebut.
”Salah satu langkah antisipasi, dengan memperhatikan perilaku hidup bersih dan sehat (PHBS). Yakni, pemenuhan asupan gizi, cuci tangan sebelum makan, serta mandi minimal dua kali sehari.” (tyo/isk/ce1)