Suspect Flu Burung, Balita Dirawat

302

WONOGIRI–Seorang bocah laki-laki bernama RF, 5, terindikasi suspect flu burung. Putra Tukino, warga Dusun Karangkidul RT 3 RW 6 Desa Kerjo Lor Kecamatan Ngadirojo ini mengalami gelaja yang mirip dengan suspect flu burung. Seperti badan panas dan pernafasan sesak.
Kepala Bidang (Kabid) Kesehatan Hewan, Dinas Peternakan, Perikanan dan Kelautan (Disnakperla) Wonogiri, Surip Surono menerangkan, petugas kesehatan kecamatan yang datang ke lokasi mengatakan anak tersebut suspect flu burung. “Karena ada dugaan flu burung, terus dilarikan ke rumah sakit khusus anak Astrini Wonogiri. Lalu dirujuk ke rumah sakit Dr Moewardi,” jelas Surip Surono saat dihubungi wartawan, kemarin.
Menurut Surip Surono, dari penelitian di Dusun Karangkidul yang dilakukan dua petugas kesehatan Kecamatan Ngadirojo mendapatkan informasi dua pekan lalu ada sepuluh ayam mati. Tapi petugas tidak menemukan bangkai ayam ataupun bulu ayam yang mati tersebut. “Saya koordinasi dengan petugas kesehatan Kecamatan Ngadirojo untuk melakukan cek lokasi. Di lokasi bertemu dengan beberapa narasumber dan mendapatkan keterangan dua Minggu lalu ada kejadian 10 ekor ayanm mati. Tapi setelah dicari bangkai dan bulu ayamnya tidak ada,” terang Surip. “Jadi saat ini kami menunggu perkembangan dari rumah sakit di Solo,” kata Surip Surono.
Dia menambahkan, terkait adanya suspect flu burung baru ini, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan petugas kesehatan Ngadirojo. Yakni untuk membantu masyarakat melakukan sterilisasi kandang dengan melakukan penyemprotan disinfektan. “Masyarakat yang akan melakukan penyemprotan. Sementara ini baru lokasi Dusun Karangkidul,” ujar Surip.
Pihaknya akan melihat perkembangan kalau ada unggas mati mendadak maka perlu penanganan termasuk desinfektan. “Kalau ada bangkai ayam maka perlu rapid test,” kata Surip Surono.
Kepala Bidang (Kabid) Penanggulangan Penyakit dan Penyehatan Lingkungan (P2PL) DKK Wonogiri, Supriyo Heryanto mewakili Kepala DKK Widodo membenarkan adanya kejadian suspect flu burung atas anak RF. Dan balita warga Kecamatan Ngadirojo itu saat ini tengah dirujuk ke RSUD Dr. Moewardi Solo. “Betul, suspect flu burung. Saat ini kami masih menunggu hasil dari pemeriksaan di rumah sakit rujukan,” kata Supriyo saat dikonfirmasi wartawan.
Sambil menunggu, pihak DKK Wonogiri tetap akan melakukan pemeriksaan ketat terhadap orang-orang yang ada di sekeliling kediaman balita itu. “Hal ini penting dilakukan, guna mengetahui ada tidaknya gejala serupa pada orang lain,” kata Supriyo.
Sedangkan Camat Ngadirojo, Agus Hendradi mengaku sudah mengetahui adanya balita yang dilarikan ke rumah sakit tersebut. Hanya saja, untuk kejelasannya, masih menunggu dari rumah sakit.
Agus Hendardi mengakui, pihaknya bersama dinas terkait datang ke sekitar rumah balita tersebut. Selain melakukan imbauan kebersihan, juga mencari warga lain yang kemungkinan menderita panas maupun sesak napas. (jok/mas/ida)