Warga Boleh Meladang di Ketinggian

301

BOYOLALI–Meski aktivitas pendakian ke puncak Merapi ditutup total, namun warga setempat tetap diperbolehkan meladang. Sebab, di ketinggian 2.000 meter di atas permukaan laut (mdpl) masih terdapat ladang dan areal pertanian warga. Namun demikian, warga tetap diminta ekstrawaspada saat meladang atau mencari rumput di ketinggian tersebut.
Selain itu, warga diminta hanya naik sampai ke ladang dan tidak boleh naik lebih tinggi lagi. ”Kami sudah mengecek ke atas. Warga memang masih ada yang naik ke atas hanya untuk meladang dan mencari rumput pakan sapi. Selama hanya aktivitas meladang, ya boleh saja,” ungkap Kepala Resort Selo Balai Taman Nasional (BTNGM) Suwigya, kemarin (12/5).
Diakui, tidak ada batasan jarak aman aktivitas warga untuk meladang. Sebab, selepas pos New Selo masih banyak lahan pertanian milik warga. Namun juga belum masuk kawasan BTNGM. Pihaknya meminta kepada warga, untuk tidak naik ke Merapi melebihi ketinggian dari ladang atau lahan pertanian miliknya.
Pasalnya, ketinggian di atas lebih dari 2.000 mdpl dinilai berbahaya. Apalagi kini Merapi sudah dinyatakan level II atau waspada. ”Secara umum, meski sudah level waspada, aktivitas meladang warga tidak terlalu terpengaruh. Aktivitas menanam dan panen sayur juga masih berlangsung seperti biasanya,” tambah dia.
Sementara, sejak ditutupnya aktivitas pendakian ke Merapi beberapa waktu lalu, hingga kemarin tidak ada pendaki yang nekat ke Merapi. Seluruh pendakian dialihkan ke Gunung Merbabu lantaran dinilai lebih aman. Bahkan warga setempat yang sering menjadi guide, juga tidak berani mengantarkan pendaki asing ke puncak Merapi.
Di sisi lain, jajaran Polsek Selo secara intensif terus patroli pascakenaikan status Merapi menjadi waspada. Petugas juga melakukan pemetaan dusun yang berada di kawasan rawan bencana (KRB). Utamanya di KRB II dan III. ”Termasuk patroli di jalur pendakian ke Merapi,” jelas Kanit Sabara Aiptu Tri Prahasto mewakili Kapolsek Selo AKP Suparma.
Belakangan ini, lanjut dia, warga yang tinggal di dusun terdekat puncak Merapi sering mendengar air mendidih. Namun warga menilai sudah paham bahwa hal itu aktivitas rutin Merapi. Jika puncak Merapi tidak berasap, mereka sudah malah lebih ekstrawaspada. (wo/un/ida)