Warga Sembir Terserang DBD

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA—Sejumlah warga Dukuh Sembir, Kelurahan Bugel, Kecamatan Sidorejo terserang penyakit demam berdarah dengue (DBD). Dalam satu pekan, ada tiga warga di RT 02 RW VI, yang harus menjalani rawat inap di rumah sakit karena gigitan nyamuk aedes aegipty.
Dari tiga orang yang terkena DBD itu, satu diantaranya masih dirawat di RSUD Salatiga, atas nama Oki Aan Setyawan, 20. Sedangkan dua orang lainnya itu Ny Titin, 40 dan keponakannya Farhat M Faris, 9, sudah pulang dari perawatan medis di RS. “Istri dan keponakan saya tiga hari dirawat di rumah sakit daerah Salatiga. Dokternya menyatakan positif terkena DBD. Istri saya malah sempat trombositnya hanya 31 ribu,” terang Masal Gurusinga, suami Titin saat ditemui wartawan, kemarin.
Menurut Masal, ketiga warga yang terkena demam berdarah tinggal dalam satu lingkungan dan rumahnya sangat berdekatan. Gejala yang dirasakan penderita, diawali dari panas yang tinggi, pusing dan demam. Sudah diobati namun tidak kunjung sembuh, justru semakin parah. Setelah dibawa ke rumah sakit dan dicek darah, ternyata trombositnya turun drastis karena dinyatakan terkena DBD.
Masal sudah melaporkan kejadian ini pada puskesmas dan Dinas Kesehatan Kota Salatiga, supaya segera turun tangan untuk melakukan fogging agar penyakit tersebut tidak mewabah. “Namun belum ada tanggapan, padahal saat ini warga sangat menunggu,” ujar Masal kepada wartawan kemarin.
Masal lantas mengadukan hal ini kepada Wali Kota Salatiga Yuliyanto, kemudian orang nomor satu di Pemkot Salatiga ini meneruskan ke DKK. “Akhirnya sudah ada dua orang petugas kesehatan dari Puskesmas Sidorejo Lor yang turun ke kampung kami, untuk meminta data-data warga yang terkena DBD, termasuk pengamatan jentik nyamuk,” imbuhnya.
Kepala DKK Salatiga dr Sovie Harjanti belum berhasil dimintai konfirmasinya saat dihubungi melalui telepon pribadinya. (sas/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -