Pelajar Kurir Ganja Tak Bisa Ikut Lulusan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SOLO–Dua pelajar tersangka kurir ganja seberat 17 kilogram bakal menyesal seumur hidup. Selain akan menjalani proses hukum hingga dipidana, keduanya juga tak dapat mengikuti kelulusan bersama rekan-rekannya pada 20 Mei mendatang. Lantaran, pihak kepolisian tak mengizinkan dan tak menyetujui penangguhan penahanan terhadap MWS ,17, warga Jebres dan RPP, 18, warga Banjarsari.
Kasat Narkoba Polresta Solo, Kompol Kristiyono menjelaskan bahwa dua pelajar SMK tersebut saat ini masih dalam proses penyelidikan. Walaupun ada indikasi mereka hanya anak-anak yang lugu dan dimanfaatkan bandar narkoba, keduanya tetap melakukan kejahatan karena mau menjadi perantara penjualan ganja. “Tidak ada izin untuk itu (mengikuti kelulusan, red),” terangnya.
Menurut Kris, penyidik masih melakukan proses penyidikan terhadap dua tersangka pelajar tersebut. Ketika disinggung apakah ada bukti-bukti lain selain yang sudah diamankan, Kris mengatakan, sampai kemarin belum ada. “Kejahatan tetap kejahatan. Tahanan tetap tidak mendapatkan izin,” ucap Kris.
Diketahui, dua pelajar sebuah SMK di Solo dibekuk tim Satres Narkoba Polresta Solo lantaran terbukti sebagai kurir dan menerima kiriman 17 kilogram ganja dari seorang berinisial B asal Semarang, Sabtu (10/5) pukul 01.00 dini hari. Mereka diketahui menaruh narkoba di beberapa tempat. Yaitu di samping SMP Tripusaka Solo, di sebelah timur Universitas Sahid, Jajar Laweyan, di sebelah barat Universitas Sahid Jajar, di gang utara PLN Jajar, di utara Terminal Panggung Klaten.
Mereka ditangkap dengan barang bukti 13 bungkus besar berisi ganja, tiga bungkus kecil berisi ganja, satu buah handphone Blackberry, satu buah kartu ATM BRI. Kedua tersangka dikenakan pasal 111 ayat (2) dan atau pasal 114 ayat (2) dan atau pasal 132 ayat (1), UU RI No.35 tahun 2009 tentang narkoba. (yan/mas/ida)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -