Antisipasi MERS, Siapkan Ruang Isolasi

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

BALAI KOTA — Pemkot Semarang mulai mewaspadai masuknya virus corona. Virus ini menjadi penyebab penyakit MERS (Middle East Respiratory Syndrome) atau yang lebih dikenal dengan penyakit sindrom pernapasan timur tengah yang sekarang tengah mewabah. Dinas Kesehatan Kota (DKK) Semarang mulai mengambil langkah antisipasi dan pencegahan terhadap peredaran virus tersebut. Sebab, tingkat kematian akibat serangan penyakit ini cukup tinggi.
”Penyakit MERS ini tidak mudah menular, tetapi angka kematiannya tinggi hampir 40 persen. Dari 10 penderita, ada 4 yang meninggal dunia,” kata Kepala DKK Semarang Widoyono kepada Radar Semarang kemarin.
Menurutnya, penyakit ini memang beda dengan flu burung. Penyakit sindrom pernapasan yang disebabkan oleh virus corona ini menyerang saluran pernapasan. Pihaknya mengklaim sudah mengantisipasi dengan melakukan berbagai langkah, seperti menyiapkan ruang isolasi di rumah sakit-rumah sakit yang ada di Semarang, serta siap melakukan pengambilan sampel dan pengujian laboratorium.
”Kita sudah koordinasi dengan seluruh rumah sakit. Selain itu,BALAI KOTA–Pemkot Semarang mulai mewaspadai madan bandara sebagai pintu masuk orang apabila mendeteksi orang yang memiliki gejala penyakit MERS. Jika ada jamaah umrah atau haji pulang dalam keadaan flu misalnya, diminta segera melapor,” ungkapnya.
Dikatakan, jika ada warga yang datang dari negara-negara terjangkit MERS terutama Arab Saudi, dan dalam keadaan flu, maka harus diwaspadai kemungkinan terkena MERS. ”Lebih baik satu dianggap MERS tapi bukan, daripada 10 dianggap tidak MERS ternyata MERS,” katanya.
Menurut Widoyono, wilayah Indonesia sebagai negara tanpa batas, sangat memungkinkan sekali virus MERS masuk ke Kota Semarang. Apalagi hanya dalam waktu 24 jam orang dari Arab Saudi bisa sampai ke Indonesia dan Semarang.  
Widoyono berharap, masyarakat juga ikut melakukan langkah antisipasi terhadap virus MERS ini. Yang perlu dilakukan masyarakat, pertama jika ada saudara pulang dari negara terjangkit terutama Arab Saudi dalam keadaan flu, harus menggunakan masker. Kedua, supaya tidak tertular flu tersebut keluarganya harus meningkatkan daya tahan tubuh. ”Meningkatkan daya tahan tubuh dengan mengonsumsi multivitamin dosis tinggi, sayur dan buah. Biar tidak mudah terserang,” tegasnya.
Wakil Ketua Komisi D DPRD Kota Semarang, Anang Budi Utomo, mendukung langkah antisipatif Dinas Kesehatan terhadap penyakit MERS. Karena faktanya tingkat kematian penderita penyakit ini cukup tinggi. Di negara yang diduga menjadi sumber penyakit ini, yakni Arab Saudi sendiri korbannya terus berjatuhan. (zal/aro/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -