Banyak Proyek Pemkot Belum Dilaksanakan

299

SALATIGA—Wali Kota Salatiga M Yuliyanto gerah dengan belum teralisasinya kegiatan pembangunan di Pemkot Salatiga. Saat ini sudah memasuki pertengahan tahun dan jangan sampai semua kegiatan yang telah direncanakan gagal terealisasi.
“Kami sudah berkali–kali meminta semua SKPD untuk melaksanakan kegiatan baik fisik maupun nonfisik termasuk di dalamnya bantuan sosial, namun harus dengan memegang regulasi yang ada,” terang Yuliyanto didampingi Kabag Humas Adi Setiarso.
Ditambahkan Adi Setiarso, Wali Kota sudah berkali kali menekankan agar kegiatan segera diproses mengingat sebentar lagi sudah memasuki paruh tahun. Terlebih untuk kegiatan yang membutuhkan waktu lama seperti lelang. “Senin (19/5) besok, Wali Kota akan mengambil apel pagi secara khusus untuk menekankan permasalahan ini,” jelas Adi.
Sementara itu, kalangan dewan, utamanya komisi III DPRD Kota Salatiga yang membidangi masalah pembangunan tidak kalah geregeten melihat soal ini. Mereka meyakini ada permasalahan internal yang menjadikan kegiatan pembangunan tidak segera terealisasi meski pembahasan telah selesai jauh hari.
“Pembahasan sudah selesai lama kok belum juga terealisasi pembangunannya. Ini sangat lambat, bahkan sampai saat ini belum melihat hiruk pikuknya di lapangan,” tandas Ketua Komisi III DPRD Kota Salatiga, M Kemat.
Ia menyebutkan beberapa kegiatan besar seperti pembangunan gedung Setda hingga pembangunan diklat yang nilainya belasan miliar. “Ini sangat disayangkan. Padahal tahun kemarin sisa lebih pembangunan APBD mencapai Rp 125 miliar. Apa mau diulang lagi?,” sentil Kemat.
Lebih jauh, Kemat memastikan awal Juni akan keliling ke semua dinas untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program atau kegiatan yang telah direncanakan. “Kami akan datangi untuk melihat apa saja faktor yang menjadikannya lambat,” imbuh dia.
Sementara dari informasi yang diperoleh wartawan, saat ini sejumlah dinas tengah bersiap membentuk panitia pembangunan. Namun tidak sedikit yang enggan menerima tugas karena khawatir dengan tekanan serta permasalahan hukum di kemudian hari. (sas/ton)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.