Banyak Proyek Pemkot Belum Dilaksanakan

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

SALATIGA—Wali Kota Salatiga M Yuliyanto gerah dengan belum teralisasinya kegiatan pembangunan di Pemkot Salatiga. Saat ini sudah memasuki pertengahan tahun dan jangan sampai semua kegiatan yang telah direncanakan gagal terealisasi.
“Kami sudah berkali–kali meminta semua SKPD untuk melaksanakan kegiatan baik fisik maupun nonfisik termasuk di dalamnya bantuan sosial, namun harus dengan memegang regulasi yang ada,” terang Yuliyanto didampingi Kabag Humas Adi Setiarso.
Ditambahkan Adi Setiarso, Wali Kota sudah berkali kali menekankan agar kegiatan segera diproses mengingat sebentar lagi sudah memasuki paruh tahun. Terlebih untuk kegiatan yang membutuhkan waktu lama seperti lelang. “Senin (19/5) besok, Wali Kota akan mengambil apel pagi secara khusus untuk menekankan permasalahan ini,” jelas Adi.
Sementara itu, kalangan dewan, utamanya komisi III DPRD Kota Salatiga yang membidangi masalah pembangunan tidak kalah geregeten melihat soal ini. Mereka meyakini ada permasalahan internal yang menjadikan kegiatan pembangunan tidak segera terealisasi meski pembahasan telah selesai jauh hari.
“Pembahasan sudah selesai lama kok belum juga terealisasi pembangunannya. Ini sangat lambat, bahkan sampai saat ini belum melihat hiruk pikuknya di lapangan,” tandas Ketua Komisi III DPRD Kota Salatiga, M Kemat.
Ia menyebutkan beberapa kegiatan besar seperti pembangunan gedung Setda hingga pembangunan diklat yang nilainya belasan miliar. “Ini sangat disayangkan. Padahal tahun kemarin sisa lebih pembangunan APBD mencapai Rp 125 miliar. Apa mau diulang lagi?,” sentil Kemat.
Lebih jauh, Kemat memastikan awal Juni akan keliling ke semua dinas untuk melihat sejauh mana pelaksanaan program atau kegiatan yang telah direncanakan. “Kami akan datangi untuk melihat apa saja faktor yang menjadikannya lambat,” imbuh dia.
Sementara dari informasi yang diperoleh wartawan, saat ini sejumlah dinas tengah bersiap membentuk panitia pembangunan. Namun tidak sedikit yang enggan menerima tugas karena khawatir dengan tekanan serta permasalahan hukum di kemudian hari. (sas/ton)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -