Berencana Panggil Dua Saksi Ahli

Must Read

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu...

Kasus CBS Bank Jateng



SEMARANG – Kasus dugaan korupsi pengadaan software Core Banking System (CBS) Bank Jateng terus ditelisik Kejati Jateng. Dalam waktu dekat, Kejati akan memanggil dua saksi ahli.
Hal itu disampaikan oleh Asisten Pidana Khusus Kejati Jawa Tengah, Masyhudi, kemarin. Masyhudi menyampaikan, dua saksi ahli tersebut, akan dimintai keterangan pada pekan depan. Terkait hal itu, pihaknya sudah mengirimkan undangan resmi. ”Udah dipanggil. Minggu depan kayaknya,” ucapnya.
Saksi ahli yang dimaksud, dari Bank Indonesia dan PPATK (Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan). Ahli dari BI, akan dimintai keterangan terkait pengadaan CBS, sampai ke kebijakan BI; apakah sudah dilaksanakan atau belum. Untuk PPATK, terkait pelaporan dugaan adanya penyimpangan.

Meski begitu, Masyhudi belum bisa memastikan kapan pelimpahan kasus tersebut ke pengadilan. Padahal, pemeriksaan terhadap tersangka sudah dilakukan.
”Ini (pemeriksaan saksi, Red) selesai dulu, baru kita limpahkan. Pemeriksaan tersangka sudah.”

Sebelumnya, Kejati telah menetapkan dua tersangka dalam kasus tersebut. Yakni, Bambang Widiyanto (BW) dan Susanto Wedi (SW). Surat perintah penyidikan tersangka BW terbit dengan nomor Print-9/O.3/Fd.1-03/2014 tertanggal 4 Maret 2014. BW adalah mantan Kepala Divisi Akuntansi dan Pusat Data Elektronik Bank Jateng. Saat ini BW adalah Direktur Operasional Bank Jateng.

Sedangkan untuk tersangka SW dengan nomor Print-10/O.3/Fd.1-03/2014. SW adalah mantan Kepala Biro Perencanaan. Saat ini, SW adalah Pimpinan Cabang Utama Bank Jateng. Dua surat itu, tertanggal 4 Maret 2014. Penyidik juga masih menelusuri keterlibatan mantan Direktur Utama Bank Jateng, berinisial H, serta rekanan penyedia CBS.

Dua tersangka disebut sebagai pihak yang bertanggung jawab atas proyek pengadaan CBS. Dalam tahap penyelidikan, Kejati sudah meminta keterangan dari berbagai pihak. Antara lain, dari pihak Bank Jateng dan rekanan penyedia sistem. Dugaannya, proyek dipaksakan. Sebab, sistem yang lama masih bisa digunakan.
Jenis software yang digunakan Bank Jateng adalah bancology, Sigma-AlphaBITS Core System untuk konvensional dan syariah. Untuk Sigma-AlphaBITS Core System yang dipakai Bank Jateng, diduga tidak memenuhi kriteria yang disepakati. Kerugian dalam kasus ini diperkirakan Rp 5 miliar.


Bank Jateng melakukan pengadaan CBS pada 2006. Proyek ini menghabiskan dana Rp 35 miliar. CBS merupakan software untuk sistem perbankan. Seperti memproses loan, saving, customer information file dan layanan perbankan lainnya. (fai/isk/ce1)

- Advertisement -

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

- Advertisement -

Latest News

Makan Menko

Pak Jaya Suprana menghubungi saya. Paguyuban Punokawan akan audensi dengan Menko Polhukam, Prof. Dr. Mahfud MD. Tapi saya lagi di...

Sepanjang Tahun 2019 Ada 1.576 Calon Janda Baru di Kajen

RADARSEMARANG.COM, KAJEN – Sepanjang tahun 2019 hingga bulan Desember kemarin, tercatat Pengadilan Agama Kajen sebanyak 1.576 terjadi kasus gugat cerai. Hal itu disampaikan oleh...

Langkah Kecil

Mereka baru sebulan kuliah di mancanegara. Di Zhejiang University of Technology. Tiga wanita berjilbab itu. Tiga lagi laki-laki --satu anak kiai, satu lagi anak...

Neo Mustaqbal

Sejarah dunia akan dibuat oleh Arab Saudi. Sejarah pertama: Aramco akan go public --dengan nilai yang belum ada duanya di dunia: Rp 28.000.000.000.000.000. Kedua: hasil IPO itu akan...

Rumah Kita

Kaget-kaget senang: Indonesia resmi ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Tahun 2021. Sepak bola Indonesia diakui dunia. Prestasi Presiden Joko ”Jokowi” Widodo kelihatan nyata...
- Advertisement -

More Articles Like This

- Advertisement -